INSKA NEWS, Kota Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meresmikan Masjid At-Taqwa yang berlokasi di Perumahan Cibubur, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Rabu (27/8/2025). Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wawali yang sekaligus menegaskan pentingnya peran masjid dalam kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Harris Bobihoe menekankan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah umat Islam, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembinaan generasi muda, pengembangan ekonomi syariah, hingga menjadi pusat kajian keilmuan. Ia berharap pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) bersama remaja masjid mampu menghidupkan peran tersebut secara nyata.
“Masjid adalah pusat untuk mencetak generasi tangguh dan berakhlak mulia. Peran remaja masjid sangatlah penting karena mereka adalah agen perubahan yang dapat memberikan pengaruh positif bagi lingkungannya,” ucap Harris Bobihoe.
Lebih lanjut, Wawali menegaskan bahwa remaja masjid bisa mengambil peran lebih luas, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui pembinaan, sosialisasi, dan pelatihan di berbagai sektor kehidupan. Dengan begitu, masjid benar-benar hadir sebagai wadah pembinaan umat dan pusat pemberdayaan masyarakat.
Selain aspek pembinaan generasi, Harris Bobihoe juga menyoroti fungsi masjid dalam menggerakkan roda perekonomian syariah. Menurutnya, masjid dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi umat melalui pengelolaan koperasi syariah maupun usaha berbasis komunitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Masjid bisa lebih hidup dengan adanya pengembangan perekonomian koperasi syariah. Keberadaan lembaga ekonomi umat yang berpusat di masjid akan mendorong kemandirian masyarakat dan memberikan manfaat luas,” jelasnya.
Tidak hanya itu, masjid juga diharapkan berfungsi sebagai pusat kajian keilmuan. Kajian-kajian ilmiah yang rutin digelar akan memperkaya wawasan jamaah sekaligus memperkuat peran masjid sebagai lembaga pendidikan non-formal. “Masjid dapat menghadirkan nilai tambah dengan menjadi ruang kajian keilmuan, baik dalam bidang agama, sosial, maupun ilmu pengetahuan lainnya,” tambah Harris.
“Peresmian Masjid At-Taqwa ini disambut antusias oleh warga sekitar yang berharap kehadiran masjid dapat semakin menghidupkan aktivitas keagamaan dan sosial di lingkungannya. Dengan fasilitas yang representatif, masjid diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan umat sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang religius, cerdas, dan mandiri.
Harris Bobihoe menutup sambutannya dengan ajakan agar seluruh pihak, baik pengurus masjid, tokoh masyarakat, maupun generasi muda, dapat bersama-sama menjaga dan mengembangkan fungsi masjid. “Kehadiran masjid bukan hanya simbol keagamaan, tetapi juga sumber kekuatan untuk membangun masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan peresmian ini, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, ekonomi, dan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
(Ridwan)