INSKANEWS,Bekasi – Bertempat di Perumahan Griya Srimahi Indah, Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meluncurkan Program Pemberdayaan UMKM pada Rabu (27/8/2025) Program tersebut disambut baik dan didukung penuh Pemkab Kabupaten Bekasi.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pentingnya pemanfaatan bantuan pembiayaan secara tepat.
“Pinjaman harus dipakai untuk modal usaha agar ekonomi keluarga tumbuh. Harapannya, pendapatan bisa meningkat dua kali lipat,” ujarnya.
Maman juga menyinggung program pembangunan 3 juta rumah yang diprakarsai Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, program tersebut bukan hanya menyediakan hunian layak, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM, mulai dari penyedia bahan bangunan hingga usaha kuliner di sekitar perumahan.
Untuk mendukung hal itu, pemerintah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp130 triliun dengan bunga ringan 5 persen. Dana ini bisa dimanfaatkan pengembang, kontraktor, maupun pemasok material.
“Ekosistem usaha di sekitar perumahan inilah yang ingin kita bangun, agar masyarakat tumbuh bersama,” tandas Maman.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, yang hadir mewakili Bupati Ade Kuswara Kunang, menyampaikan apresiasinya.
“UMKM di Bekasi sudah berkembang pesat, bahkan produk batik dan kerajinan telah menembus pasar Asia. Kabupaten Bekasi siap menjadi lokasi prioritas program ini,” ungkapnya.
Ani menegaskan Pemkab Bekasi akan terus mendukung UMKM melalui pelatihan, fasilitasi modal, serta pembukaan akses pasar, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
(Bustomi)