Hakim MK Daniel Yusmic Hadiri Diskusi Ilmiah di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah

INSKA NEWS

INSKA NEWS,PALANGKARAYA — Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Dr. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, S.H., M.H., menghadiri Diskusi Ilmiah yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan RTA Milono No. 01, Palangkaraya, pada Sabtu (15/11).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang dialog akademik mengenai isu-isu ketatanegaraan, penguatan konstitusi, serta peran lembaga negara dalam memperkuat demokrasi. Diskusi diikuti oleh para akademisi, mahasiswa, pejabat pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Daniel Yusmic menyampaikan pentingnya literasi konstitusi di tengah dinamika kehidupan berbangsa. Ia menekankan bahwa pemahaman masyarakat terhadap konstitusi menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkeadilan.

“Konstitusi bukan hanya milik lembaga negara, tetapi menjadi pedoman seluruh warga negara. Pemahaman yang benar akan memperkuat demokrasi dan mencegah penyalahgunaan kewenangan,” ujar Daniel dalam sesi diskusi.

Acara ini juga menjadi momentum bagi peserta untuk berdialog langsung dengan Hakim MK terkait berbagai persoalan hukum dan ketatanegaraan yang sedang berkembang. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan serta diskusi aktif sepanjang kegiatan

R. Paku Ganefo Baidillah J.D Sebagai salah satu tokoh yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, R. Paku Ganefo Baidillah Jafaris Dondang memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan diskusi tersebut.

“Kami sangat bersyukur diskusi ilmiah ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Kehadiran Bapak Hakim MK Dr. Daniel Yusmic memberikan wawasan baru bagi masyarakat Kalimantan Tengah mengenai pentingnya konstitusi dalam kehidupan bernegara. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar ruang literasi hukum semakin terbuka luas bagi generasi muda dan masyarakat umum,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan peserta, tetapi juga mempererat sinergi antara lembaga negara, pemerintah daerah, dan komunitas intelektual di Kalimantan Tengah.(mmn)

Also Read

Tags