INSKA NEWS -Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Provinsi DKI Jakarta menggelar acara refleksi akhir tahun.
Acara ini berlangsung di JTS Kemayoran, Minggu, 28 Desember 2025.
Refleksi ini mengangkat tema utama, yaitu profesionalisme pers dan solidaritas jurnalis. Tema ini dipilih sebagai cerminan, terhadap dinamika dunia jurnalistik.
Selama sepanjang tahun 2025, serta tantangan yang dihadapi oleh para wartawan.
Tampak hadir Ketua DPD AWPI DKI Jakarta, Abdul Haris, S.IP., MT.Kwi., didampingi Penasehat AWPI Gusti Made Ivan Adines, S.H., M.H., Sekretaris Yamarlin Hulu, Bendahara Nazar Hanum serta jajaran pengurus DPD dan DPC AWPI Se-Provinsi DKI Jakarta.
Ketua DPD AWPI Provinsi DKI Jakarta, Abdul Haris mengatakan, bahwa profesionalisme adalah pilar utama.
“Dalam menjaga kepercayaan publik, terhadap informasi yang disampaikan oleh media.
Ia menekankan pentingnya wartawan untuk selalu berpegang pada kode etik jurnalistik, serta melakukan verifikasi, terhadap setiap informasi yang diperoleh sebelum dipublikasikan,” ungkap Haris.
Sementara itu, penasehat AWPI Provinsi DKI Jakarta, Gusti Made Ivan Adines, SH., MH., juga menyoroti pentingnya solidaritas antar jurnalis. Menurutnya, solidaritas merupakan kekuatan yang dapat melindungi wartawan.
Dari berbagai tekanan, dan ancaman yang mungkin timbul dalam menjalankan tugasnya. Ia mengajak seluruh wartawan, untuk saling mendukung dan membantu,” ujar Ivan.
Lanjut, ia mengatakan terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan, atau menghadapi masalah hukum terkait dengan profesinya,” ucap Ivan saat hadir dalam
acara refleksi akhir tahun 2025 AWPI Jakarta sekaligus sebagai pembicara.
Ivan berharap melalui kegiatan ini, para wartawan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya profesionalisme. Serta mempererat tali solidaritas, demi kemajuan dunia jurnalistik di Indonesia,” pungkasnya.
( Suyono )

















