Banjir Meluas di Karawang Barat, Jalan Raya Rangga Gede Terendam Air

INSKA NEWS

INSKANEWS,Karawang – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Karawang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir meluas di sejumlah titik. Salah satu lokasi terdampak berada di Jalan Raya Rangga Gede, Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Jawa Barat, Jumat (30/01/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan genangan air merendam badan jalan yang kerap dikenal warga sebagai jalan miring, tepat di depan Masjid Al-Ulya. Air setinggi 30 hingga 50 sentimeter menghambat arus lalu lintas dan menyulitkan pengendara, khususnya sepeda motor.

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Citarum yang tidak mampu menampung debit air hujan, sehingga air keluar melalui gorong-gorong yang terhubung langsung ke sungai dan meluber ke jalan raya.

Imron (35), salah satu warga setempat, mengatakan genangan air sudah terjadi sejak malam hari dan hingga pagi belum menunjukkan tanda-tanda surut.
“Angger wae ti peuting ge sakieu,” ujarnya menggunakan bahasa Sunda, yang berarti kondisi air masih sama sejak semalam.

Akibat genangan tersebut, sejumlah pengendara motor terlihat terjebak dan mengalami mogok mesin. Beberapa warga tampak membantu dengan mendorong kendaraan yang mati agar bisa melewati genangan air.

Petugas dan warga setempat pun mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat permukaan jalan tidak terlihat dan berisiko membahayakan keselamatan.

Tidak hanya di ruas jalan utama, banjir juga merendam kawasan permukiman warga. Di lokasi yang sama, lingkungan RW 10 Teluk Mungkal, Kelurahan Tanjung Mekar, mengalami kondisi serupa.

Beberapa rumah warga di sisi kiri dan kanan jalan tampak terendam air dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.
Salah seorang warga, Nurswita (60), mengungkapkan bahwa air masuk ke dalam rumahnya sejak pagi hari.

“Rumah bapak di dalam kampung itu,(sambil menunjuk ke arah kampung) air sedengkul, tapi bapak mah teu ngungsi, bertahan wae di rumah,” tuturnya.

Meski demikian, warga tetap waspada apabila debit air kembali meningkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait, terutama untuk normalisasi saluran air dan pengawasan debit Sungai Citarum, agar banjir tidak semakin meluas dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

(Rifa Hendri)

Also Read

Tags