INSKANEWS,Wanaraja, Jawa Barat 30 Januari 2024 – Di tengah hiruk pikuk aktivitas jual beli di Pasar Wanaraja, sebuah pemandangan khas masih setia menemani denyut ekonomi masyarakat. Di antara deretan kendaraan bermotor dan kesibukan para pedagang, delman—alat transportasi tradisional—masih bertahan dan terus digunakan hingga kini.
Delman bukan sekadar alat angkut, melainkan bagian dari sejarah dan budaya lokal yang tetap hidup di tengah arus modernisasi. Hingga saat ini, kendaraan yang ditarik kuda tersebut masih dimanfaatkan warga sebagai sarana mengangkut barang belanjaan dari pasar ke rumah. Keberadaannya menjadi alternatif transportasi yang terjangkau, ramah lingkungan, dan sarat nilai kearifan lokal.
Sobar kusir delman, mengaku telah menggeluti profesi ini sejak belasan tahun lalu. Ia mengatakan meskipun jumlah delman kini tidak sebanyak dulu, masih ada masyarakat yang setia menggunakan jasanya. “Alhamdulillah masih ada yang pakai, apalagi ibu-ibu yang belanja banyak. Ongkosnya juga tidak mahal, bisa disesuaikan,” ujarnya sambil tersenyum.
Selain tarif yang terjangkau, keramahan para kusir menjadi nilai tambah tersendiri. Mereka dikenal akrab dengan penumpang, bahkan tak jarang menjalin hubungan langganan dengan para pedagang maupun warga sekitar. Beberapa di antaranya rutin menggunakan jasa delman untuk antar-jemput barang dagangan ke toko atau rumah pelanggan.
Keberadaan delman di Pasar Wanaraja juga memberikan dampak sosial yang positif. Transportasi tradisional ini membantu membuka lapangan pekerjaan serta menjaga roda ekonomi masyarakat kecil agar tetap berputar. Di sisi lain, delman turut menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana pasar tradisional yang autentik.
Namun demikian, tantangan tetap ada. Minimnya perhatian dan dukungan terhadap transportasi tradisional membuat eksistensi delman kian tergerus. Oleh karena itu, diperlukan peran serta pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan keberadaan delman sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
Di tengah kemajuan teknologi dan modernisasi transportasi, delman di Pasar Wanaraja menjadi simbol keteguhan tradisi yang tetap relevan. Lebih dari sekadar alat angkut, delman adalah cerita tentang kesederhanaan, ketekunan, dan nilai kemanusiaan yang patut dijaga bersama.
Dadan

















