Korps Marinir TNI AL Panglima TNI Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya 23 Prajurit

INSKA NEWS

INSKANEWS, Jakarta,31 Januari 2026 – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta seluruh jajaran TNI menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya 23 prajurit terbaik Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam pelaksanaan tugas negara.

Dalam pernyataannya, Panglima TNI menegaskan bahwa para prajurit yang gugur telah menunjukkan pengabdian, keberanian, serta loyalitas yang tinggi dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pengorbanan mereka, menurutnya, merupakan teladan bagi seluruh prajurit TNI dan generasi penerus bangsa.

“Jasa dan pengabdian para prajurit akan selalu dikenang sebagai bagian dari pengorbanan terbaik untuk Indonesia,” demikian disampaikan Panglima TNI sebagaimana dilansir dari akun resmi media sosial Pusat Penerangan TNI, Sabtu (31/1/2026).

Panglima TNI juga mendoakan agar seluruh prajurit yang gugur mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi saat para prajurit Korps Marinir TNI AL sedang menjalani Latihan Pratugas Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG) di wilayah Cisarua, Jawa Barat. Sebanyak 23 prajurit dinyatakan gugur setelah tertimpa longsor di lokasi latihan.

Sementara itu, tujuh prajurit berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, masing-masing Serda Marinir Sidiq Hariyanto, Praka Marinir Muhammad Kori, Praka Marinir Andre Nicky Olga Suwita, Praka Marinir Ari Kurniawan, Pratu Marinir Febry Bramantio, Serda Marinir Rein Pasaike, dan Koptu Marinir Edi Haryono.

TNI memastikan bahwa proses penanganan kejadian, termasuk evakuasi dan pendampingan terhadap keluarga korban, dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

(Danil)

Also Read

Tags