INSKA NEWS, Jakarta Timur – Musholla Al-Mukhlishin menggelar kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus Santunan Anak Yatim, Dhuafa dan Lansia yang berlangsung khidmat di Kampung Pedurenan RT 012 RW 006, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Rawa Terate Jaenudin, S.AP, LMK, Dawis, PKK, para Ketua RT, para DKM, tokoh masyarakat serta anak yatim, dhuafa dan lansia yang menjadi penerima santunan.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut menghadirkan Ustadz KH Muhammad Taufik Hidayat, MA sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema “Masa Perjuangan Nabi dan Turunnya Al-Qur’an di Kota Mekah dan Kota Madinah.”
Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW yang bersifat abadi.
“Al-Qur’an ini adalah mukjizat yang tidak ada duanya. Berbeda dengan mukjizat nabi-nabi sebelumnya yang terjadi pada masa tertentu, sedangkan Al-Qur’an tetap terjaga hingga akhir zaman,” ungkapnya.
Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, dhuafa dan lansia yang diserahkan oleh H. Abdul Gofur sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur di bulan penuh berkah.

“Kepedulian seperti ini perlu terus kita pelihara. Anak-anak yatim tidak hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga perhatian, kasih sayang serta doa agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan membanggakan,” ujarnya.
Sementara itu, Suparto selaku Ketua Panitia Peringatan Nuzulul Qur’an menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah wasyukurillah, dengan dukungan dari semua pihak pelaksanaan kegiatan memperingati Nuzulul Qur’an serta santunan yatim, dhuafa dan lansia dapat terlaksana dengan sukses. Semoga ke depan kegiatan serupa dan peringatan hari-hari besar keagamaan lainnya dapat kembali diselenggarakan atas izin Allah SWT dan dukungan seluruh masyarakat,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan semangat kepedulian sosial dan kecintaan terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat.
(Toni)

















