INSKA NEWS, Jakarta — Kuy Studios bersama Aktina Film resmi merilis official trailer dan poster film drama keluarga Kupeluk Kamu Selamanya. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 April 2026, menghadirkan kisah emosional tentang cinta orangtua yang tak pernah putus untuk anak. Rabu, (1 April 2026).
Film ini dibintangi oleh Hana Malasan sebagai Naya, seorang ibu tunggal yang berjuang demi anaknya, Aksa yang diperankan Jared Ali. Sementara itu, Ibnu Jamil memerankan Bagaskara, ayah Aksa yang terlibat dalam konflik perebutan hak asuh. Di tengah situasi tersebut, keduanya tetap berupaya hadir sebagai orangtua bagi anak mereka yang tengah menghadapi kondisi kesehatan serius.
Kisah dalam film ini berfokus pada dinamika hubungan keluarga yang kompleks, terutama ketika ego orang dewasa berpotensi berdampak pada anak. Kupeluk Kamu Selamanya menyoroti bagaimana cinta tanpa syarat menjadi fondasi penting dalam menghadapi situasi sulit, sekaligus menjadi refleksi bagi para orangtua.
Official poster yang dirilis memperlihatkan simbol pelukan hangat antara ibu dan anak. Visual tersebut merepresentasikan makna perlindungan, kasih sayang, serta pesan bahwa seorang ibu juga memiliki sisi rapuh dan membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitarnya.
Film ini merupakan debut layar lebar Kuy Studios, diproduseri oleh Dara Dwitanti bersama Dinda Hauw yang untuk pertama kalinya terjun sebagai produser. Penyutradaraan dipercayakan kepada Pritagita Arianegara, dengan dukungan produser eksekutif Sean Gelael dan Angga Dwimas Sasongko dalam kolaborasi perdana mereka.
Produser Dinda Hauw menyampaikan bahwa film ini merefleksikan realitas yang banyak dialami ibu tunggal. Ia menilai cerita dalam film ini juga menyoroti posisi anak yang kerap menjadi korban dari konflik orang dewasa.
“Film Kupeluk Kamu Selamanya sangat relevan dengan situasi yang dihadapi banyak ibu tunggal. Kami ingin menunjukkan bagaimana cinta orangtua tetap besar, meskipun di tengah keterbatasan dan konflik,” ujar Dinda.
Sutradara Pritagita Arianegara menjelaskan bahwa film ini tidak hanya berbicara tentang keluarga, tetapi juga tentang kehilangan dan kenangan. Ia mengaku terkesan dengan kemampuan aktor cilik Jared Ali dalam membangun emosi cerita.
“Bagi saya, ini proses yang menantang sekaligus mengharukan. Jared mampu membawa emosi yang kuat dan membantu para pemain lain menyampaikan situasi yang kompleks,” kata Pritagita.
Hana Malasan mengungkapkan bahwa perannya sebagai ibu tunggal menjadi tantangan baru dalam karier aktingnya. Ia menilai peran ini menuntut kedalaman emosi yang berbeda dibandingkan genre yang sebelumnya ia jalani.
“Aku belajar banyak dari sosok ibu di sekitarku, termasuk ibuku sendiri. Peran ini membuatku memahami bagaimana seorang ibu selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk anaknya, apa pun kondisinya,” ungkap Hana.
Melalui pendekatan cerita yang hangat dan realistis, Kupeluk Kamu Selamanya diharapkan dapat membangun empati penonton terhadap dinamika keluarga. Film ini sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih memahami arti cinta tanpa syarat dalam kehidupan sehari-hari. (***)
(Rizki)

















