Pengunjung Padati Wisata Air Singampon Ungaran Saat Libur Akhir Pekan

INSKA NEWS

INSKANEWS,Ungaran – Libur akhir pekan kali ini dimanfaatkan masyarakat untuk berekreasi bersama keluarga. Kawasan Wisata Air Singampon yang terletak di lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi salah satu tujuan utama. Pantauan  antrean kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular hingga pintu masuk utama.

“Lonjakan jumlah pengunjung terjadi di seluruh area wisata. Wahana permainan air seperti kolam arus, perosotan bertingkat, dan area waterpark anak-anak dipenuhi oleh keluarga yang ingin melepas penat. Selain itu, area gazebo yang tersebar di sisi timur dan barat lokasi juga penuh dipesan sejak pagi hari. Pengelola pun membuka area duduk tambahan di pinggir kolam untuk mengakomodasi pengunjung.

Pengunjung didominasi oleh keluarga muda dengan anak-anak, rombongan remaja, serta kelompok pekerja kantoran yang memanfaatkan hari libur. Pengelola tempat wisata, PT Wahana Tirta Singampon, menurunkan seluruh petugas keamanan dan kebersihan untuk mengantisipasi kepadatan. Para pelaku UMKM lokal yang membuka kafe dan stan makanan di dalam area wisata juga turut sibuk melayani pembeli.

Wisata Air Singampon berlokasi di Dusun Singampon, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut dengan udara sejuk dan pemandangan persawahan yang hijau.

Kepadatan terjadi sepanjang Sabtu dan Minggu, 11–12 Mei 2025. Puncak keramaian tercatat pada pukul 12.00–15.00 WIB, saat banyak pengunjung memilih berendam di kolam dan menikmati makan siang di kafe.

Selain wahana air yang ramah anak, keberadaan kafe dengan konsep terbuka menghadap langsung ke kolam utama menjadi daya tarik tersendiri. Kafe tersebut menyajikan aneka makanan mulai dari camilan tradisional seperti getuk dan pisang goreng hingga menu kekinian seperti pasta, kopi spesialti, dan jus buah segar. “Harga terjangkau, tempat duduk di gazebo nyaman, apalagi bisa sambil lihat anak-anak bermain air. Jadi kami sengaja datang dari Semarang,” ujar Rianti, 34, salah satu pengunjung.

“Meski padat, suasana tetap tertib dan kondusif. Petugas berjaga di setiap wahana, terutama di area perosotan tinggi dan kolam kedalaman 150 cm. Kafe dan stan makanan menerapkan sistem antrean nomor untuk menghindari penumpukan pembeli. Pengelola juga membuka loket tambahan dan memperpanjang jam operasional hingga pukul 17.30 WIB dari biasanya pukul 17.00 WIB. Hingga pukul 16.00 WIB, belum ada laporan kejadian kecelakaan atau insiden berarti.

Pengelola berharap para pengunjung tetap mematuhi aturan keselamatan dan menjaga kebersihan area wisata, terutama di dalam kolam dan gazebo.  (Ritm)

Also Read

Tags