INSKANEWS Bekasi – Tim asesor BAN-PDM Jawa Barat, Ibu Rini Novianti Yusuf, M.Pd., dan Ibu Sri Handayani, S.Kom., M.Pd., berbagi pengalaman mereka saat melakukan visitasi akreditasi di Pondok Pesantren Salafiyah Ma’had Ibnu Katsir, Jl Santri Kp Pulo Sumber Jaya Tambun Selatan, Bekasi, pada 2–3 Juni 2026.

Ibu Rini mengungkapkan bahwa perjalanan menuju lokasi cukup menantang. “Kami tidak menyangka akses jalan bergelombang, sehingga perjalanan memakan waktu lebih dari 30 menit dari pintu Tol Gabus / Tamara. Akibatnya, kami terlambat mengikuti pembukaan. Namun, agenda tetap berjalan dengan durasi penuh delapan jam,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa hari pertama berfokus pada temuan awal, sementara hari kedua akan menyampaikan temuan akhir yang menentukan hasil akreditasi.
Sementara itu, Ibu Sri Handayani menyampaikan kesan positif terhadap pesantren. “Saya sangat terkesan melihat santri dengan semangat luar biasa, ditambah penampilan ekstrakurikuler yang menarik. Bertugas di sini menjadi pengalaman berharga,ini rezeki buat saya ” ujarnya sambil tersenyum.
Meski baru mengetahui adanya pesantren salafiyah di Tambun, keduanya menilai suasana penghafal Qur’an di Ma’had Ibnu Katsir sangat kuat. “Bekasi memang dekat dengan Jakarta, tapi akses jalannya masih perlu perhatian. Meski begitu, kesan sekolahnya Masya Allah luar biasa,” tambah Ibu Rini.
Visitasi ini diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan akreditasi yang memperkuat mutu pendidikan pesantren serta meningkatkan kepercayaan masyarakat. (Yudi)

















