Kolaborasi AsMEN dan IPJI Diharapkan Terus Berlanjut untuk Membangun Jakarta dan Mengatasi Persoalan Sampah

INSKA NEWS

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

INSKANEWS,Jakarta, 18 Juni 2026 – Kolaborasi antara Asosiasi Media Nasional (AsMEN) dan Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) diharapkan dapat terus terjalin dan berkembang sebagai bagian dari upaya bersama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan bangsa, termasuk pengelolaan sampah di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum IPJI, Dr. Ir. Kun Wardana yang juga merupakan dosen Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), saat ditemui dalam sesi wawancara di ITC Cempaka Mas, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kun Wardana mengapresiasi Ketua Umum ASMEN, Nur Kholis, atas berbagai gagasan dan diskusi yang telah dilakukan bersama. Menurutnya, Jakarta yang kini memasuki usia 500 tahun merupakan kota yang memiliki sejarah panjang, kekuatan perjuangan, serta daya tahan luar biasa sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan hingga saat ini.

“Tema Satu Rasa Jaga Jakarta sangat mendalam. Satu rasa berarti ketika ada bagian yang mengalami kesulitan, maka bagian lainnya ikut merasakan dan membantu. Semangat kebersamaan ini harus terus diperkuat dari Jakarta Utara, Selatan, Timur, Barat hingga Pusat,” ujarnya.

Ia menilai Jakarta bukan sekadar ibu kota, tetapi juga simbol keberagaman Indonesia yang harus terus dijaga. Menurutnya, menjaga Jakarta berarti menjaga manusianya, toleransinya, serta merawat nilai-nilai kebhinekaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa.

Momentum peringatan 500 tahun Jakarta, lanjutnya, harus menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, dan mengesampingkan berbagai perbedaan demi kemajuan bersama.

Selain membahas kebangsaan, Kun Wardana juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan besar bagi Jakarta. Ia mengapresiasi gagasan pengembangan fasilitas pengolahan sampah di kawasan Kepulauan Seribu yang dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah sebaiknya dimulai dari tingkat paling bawah, seperti kelurahan dan kecamatan, melalui pemilahan dan pengolahan sampah sejak dini.

“Kami berharap sampah tidak semuanya berakhir di TPA. Jika bisa diselesaikan di tingkat kelurahan atau kecamatan, tentu akan lebih efektif dan ramah lingkungan,” katanya.

Melalui sinergi antara AsMEN yang menaungi perusahaan media dan IPJI yang beranggotakan jurnalis serta penulis, Kun Wardana optimistis edukasi kepada masyarakat mengenai lingkungan, pengelolaan sampah, dan berbagai isu strategis lainnya dapat dilakukan secara lebih luas.

Ia berharap kerja sama kedua organisasi tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan berlanjut melalui berbagai diskusi, program edukasi, dan kolaborasi nyata untuk membantu memecahkan persoalan bangsa di masa mendatang.

Dadan

Also Read

Tags