UMKM Ramaikan Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026, Bank Jateng dan PJT Dorong Kemandirian Ekonomi Pelaku Usaha

inskanewsredaksi

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

INSKA NEWS,Jakarta – Gelaran Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk serta memperluas peluang usaha.

Kegiatan yang digelar di kawasan Parkir MRT Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026), menghadirkan berbagai pelaku UMKM seperti Sego Berkat Khas Wonogiri,Getuk Sokaraja,Batik,Es Dawet Ayu,mie Sejagat,dan Soto dan mendoan yang menjadi bagian dari rangkaian acara menyambut HUT DKI Jakarta ke-499 dan menuju 5 abad Ibu Kota Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Ibu Dewi Kartikasari selaku Ketua Tim Pemasar Bank Jateng serta Darmanto selaku Ketua Bidang UMKM Paguyuban Jawa Tengah (PJT) yang memberikan apresiasi terhadap peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dewi Kartikasari mengatakan, UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian, terutama melalui pengembangan produk lokal dan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

“Selamat ulang tahun untuk Jakarta yang ke-499. Semoga Jakarta semakin maju dan UMKM semakin banyak mendapatkan perhatian khusus, sehingga para pelaku usaha bisa terus berkembang, mandiri, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Dewi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perbankan, komunitas, dan pelaku UMKM menjadi kunci agar usaha masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Bidang UMKM Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Darmanto, menyampaikan bahwa kehadiran UMKM dalam Gebyar Harmoni Budaya Jakarta menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil agar semakin dikenal masyarakat terlebih di stand UMKM juga mendapat apresiasi kunjungan dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi .

“Momentum HUT Jakarta ini menjadi semangat bersama untuk terus mengembangkan UMKM. Kami berharap UMKM semakin diperhatikan dan diberikan ruang yang lebih luas agar mampu mandiri serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi para pelaku usaha,” kata Darmanto.

Ia menambahkan, kegiatan Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026 menjadi bukti bahwa budaya dan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan dalam menciptakan manfaat bagi masyarakat.

Gebyar Harmoni Budaya Jakarta 2026 merupakan kegiatan kolaborasi antara Paguyuban Jawa Tengah, PT MRT Jakarta, serta dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menghadirkan berbagai kegiatan seni budaya, kuliner, dan pemberdayaan UMKM.

Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal produk lokal sekaligus membuka peluang kerja sama dan pengembangan usaha di masa mendatang.
(MMN)

Also Read