Konferda Perdana GPM DKI Jakarta Siap Digelar, DPP Dorong Jadi Role Model Nasional

INSKA NEWS

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

INSKANEWS,JAKARTA – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) DKI Jakarta terus memantapkan langkah menuju pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) perdana yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026

Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Konsolidasi Organisasi yang mempertemukan jajaran pengurus DPD, DPC se-DKI Jakarta, serta pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GPM di Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026).

Rapat konsolidasi yang diikuti puluhan kader itu menjadi momentum penting untuk menyatukan visi organisasi sekaligus memperkuat kesiapan pelaksanaan Konferda pasca Kongres GPM yang digelar di Bali awal Juni lalu.

Sekretaris Jenderal DPP GPM, Putra Naibaho, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan kepengurusan karateker DPD GPM DKI Jakarta dalam membangun konsolidasi dan mempersiapkan agenda organisasi. Menurutnya, posisi Jakarta sebagai ibu kota negara menjadikan DKI memiliki peran strategis untuk menjadi daerah pertama yang menggelar Konferda setelah kongres nasional.

Ia berharap pelaksanaan Konferda DKI Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjalankan roda organisasi secara aktif dan terstruktur.

“Jakarta memiliki peluang besar menjadi pelopor pelaksanaan Konferda pasca kongres. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi daerah lain untuk segera mengonsolidasikan organisasi dan menjalankan agenda kaderisasi,” ujarnya.

Selain fokus pada pelaksanaan Konferda, DPP GPM juga mendorong DKI Jakarta menjadi percontohan program kaderisasi tingkat dasar. Program tersebut dinilai penting untuk memperkuat pemahaman ideologi marhaenisme sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan organisasi di masa mendatang.

Dalam arahannya, Putra menegaskan komitmen DPP GPM periode 2026–2030 untuk mendukung penguatan organisasi di seluruh Indonesia. Menurutnya, GPM harus semakin aktif hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan advokasi, pendidikan kader, penguatan lembaga bantuan hukum, hingga pemanfaatan media dan teknologi informasi.

“Organisasi harus mampu hadir hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar benar-benar menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Perwakilan Jakarta Barat menekankan pentingnya memperkuat solidaritas internal organisasi sekaligus meningkatkan keberpihakan kepada masyarakat yang menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.

Sementara itu, DPC Jakarta Timur mengusulkan agar GPM lebih aktif melakukan pendampingan masyarakat hingga tingkat kelurahan. Adapun DPC Jakarta Pusat mendorong adanya forum komunikasi dan pertemuan rutin antar pengurus guna menjaga kekompakan serta keberlanjutan program kerja organisasi.

Isu penguatan publikasi dan media sosial juga menjadi perhatian peserta rapat. Para kader menilai pemanfaatan media digital perlu ditingkatkan agar berbagai aktivitas, program, dan perjuangan organisasi dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Putra Naibaho menegaskan bahwa DPP membuka ruang kolaborasi yang luas antara kader senior dan generasi muda. Menurutnya, sinergi antargenerasi menjadi kunci dalam membesarkan organisasi dan memperkuat eksistensi GPM di tingkat nasional.

Di penghujung rapat, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk menyukseskan Konferda DPD GPM DKI Jakarta, memperkuat kaderisasi, serta membangun struktur organisasi yang solid hingga tingkat akar rumput.

Ketua Karateker DPD GPM DKI Jakarta, Ciecelia Fauziah, didampingi Sekretaris Robert S., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah berpartisipasi aktif dalam rapat konsolidasi tersebut.

Ia berharap Konferda yang akan digelar pada Juli mendatang tidak hanya menjadi agenda organisasi semata, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan GPM DKI Jakarta dalam memperjuangkan nilai-nilai marhaenisme dan memperkuat peran pemuda di tengah masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Merdeka! Marhaen!”, kader-kader GPM DKI Jakarta optimistis Konferda perdana tersebut akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat organisasi, memperluas kaderisasi, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.***

Also Read

Tags