INSKANEWS, Jakarta, 15 Juli 2026 – Perkumpulan Advokasi Demokrasi Indonesia Raya (PADIRAYA) menggelar kegiatan Silaturahmi Advokat dan Paralegal di Kantor Pusat PADIRAYA, Ruko Warna-Warni, Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai No. 12, RT 02/RW 09, Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Mengusung tema _“Pemantapan Strukturisasi PADIRAYA dalam Mengemban Profesi Advokat”_, kegiatan ini dihadiri para advokat dan paralegal dari berbagai kota di Indonesia.
Silaturahmi ini menjadi, momentum penting bagi PADIRAYA untuk mempererat kekeluargaan sekaligus melakukan pemantapan struktur organisasi. Salah satu agenda utama dalam forum tersebut adalah pelaksanaan Fit and Proper Test sebagai bagian dari evaluasi kompetensi dan kelayakan bagi para advokat dan paralegal yang tergabung dalam PADIRAYA.
Ketua Umum Organisasi Advokat PADIRAYA, Dr. M. Ali Syaepudin, S.H., M.H., menegaskan bahwa penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prioritas utama organisasi.
“PADIRAYA berkomitmen untuk terus menjaga marwah profesi advokat. Melalui silaturahmi dan uji kelayakan ini, kami ingin memastikan setiap anggota memiliki integritas, kompetensi, dan semangat pengabdian dalam menegakkan demokrasi dan keadilan di Indonesia,” tegasnya.
Selain forum diskusi dan pemaparan program kerja, kegiatan ini juga menjadi ruang bertukar pengalaman serta membangun jejaring antaradvokat dan paralegal.
Bagi PADIRAYA, keberadaan organisasi tidak hanya berhenti pada tataran internal. PADIRAYA hadir sebagai organisasi profesi yang aktif melakukan sosialisasi hukum kepada masyarakat. Dengan struktur yang solid dan anggota yang kompeten, PADIRAYA berupaya memperluas jangkauan layanan bantuan hukum hingga ke akar rumput.
“Dengan pemantapan struktur dan pelaksanaan _Fit and Proper Test_, kami optimistis PADIRAYA dapat menghadirkan layanan bantuan hukum yang profesional, beretika, dan benar-benar berpihak kepada masyarakat pencari keadilan,” tambah Dr. Ali.
Antusiasme para peserta terlihat sepanjang acara. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi yang kredibel dan dipercaya publik.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai simbol kekeluargaan di tubuh PADIRAYA.
Melalui langkah-langkah strategis ini, PADIRAYA meneguhkan posisinya sebagai organisasi advokat yang tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas internal, tetapi juga aktif mengembangkan sosialisasi dan keberadaan organisasi di tengah masyarakat sebagai mitra dalam penegakan hukum dan demokrasi.
Dedi.s.

















