INSKANEWS, Jakarta – Halal Bihalal Alumni SMP Negeri 143 Angkatan 1989 yang digelar di Gedung Pramuka pada 9 September 2012 menjadi salah satu momen bersejarah yang mengawali terbentuknya ikatan silaturahmi alumni secara lebih terorganisasi. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang temu kangen setelah puluhan tahun berpisah, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya kebersamaan yang terus terjaga hingga sekarang. Kamis, 16 Juli 2026.
Gagasan penyelenggaraan Halal Bihalal berawal pada Maret 2012 melalui media sosial Facebook. Saat itu, Retnowaty, Ulli Erliana, Cipto, dan Erwin Hardiyanto kembali saling terhubung setelah sekian lama tidak berkomunikasi sejak lulus dari SMP Negeri 143. Percakapan sederhana di dunia maya kemudian berkembang menjadi keinginan untuk mempertemukan kembali teman-teman seangkatan.
Memasuki awal Mei 2012, komunikasi tersebut berlanjut dalam pertemuan tatap muka di Hotel Mega Cikini, Jakarta. Retnowaty yang datang dari luar kota bertemu dengan Ulli Erliana dan Erwin Hardiyanto, sementara Cipto ikut bergabung melalui sambungan telepon.
Dari pertemuan sederhana itulah lahir gagasan untuk menyelenggarakan reuni Alumni SMP Negeri 143 Angkatan 1989.
Gagasan tersebut segera diwujudkan melalui serangkaian pertemuan lanjutan. Retnowaty, Ulli Erliana, dan Erwin Hardiyanto kemudian mengunjungi kediaman Yulia Listiani, dilanjutkan ke rumah Nurningsih dan Wintarsih. Pertemuan itu menjadi langkah awal penyusunan rencana pembentukan panitia sekaligus membahas upaya memperoleh data alumni dari pihak sekolah.
Persiapan semakin intensif ketika Ulli Erliana, Nurningsih, Wintarsih, dan Esti Kurniati berkoordinasi untuk mengurus perizinan ke SMP Negeri 143. Pada 10 Mei 2012, Ulli Erliana bersama Esti Kurniati diterima oleh Wakil Kepala Sekolah, Ibu Winarti, serta Pak Jaham. Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan maksud mencari data alumni sebagai bagian dari persiapan kegiatan silaturahmi.
Upaya pencarian data kembali dilakukan pada 15 Mei 2012. Ulli Erliana, Esti Kurniati, Retnowaty, dan Erwin Hardiyanto datang ke SMP Negeri 143 dengan didampingi almarhum Oding selaku penjaga sekolah. Mereka menelusuri arsip hingga menjelang Magrib demi menemukan sebanyak mungkin data alumni Angkatan 1989.
Setelah memperoleh sebagian data, koordinasi dilanjutkan di rumah Nurningsih. Seluruh peserta membagi tugas pencarian teman melalui jaringan pertemanan masing-masing. Informasi berupa nomor telepon, alamat, hingga keberadaan alumni dikumpulkan melalui BlackBerry Messenger (BBM) maupun pesan singkat, kemudian didokumentasikan oleh Ulli Erliana sebagai pusat pendataan.
Rapat lanjutan berlangsung pada 20 Mei 2012 di rumah Wintarsih dengan dihadiri Retnowaty, Ulli Erliana, Nurningsih, Esti Kurniati, Yulia Listiani, Erwin Hardiyanto, Hasan Basri (Sanbas), Esa Apriadi, Eha, Gandhi, dan Erwin Susanto. Pertemuan tersebut membahas pembentukan panitia sekaligus menyusun tahapan pelaksanaan kegiatan.
Rapat resmi pertama panitia digelar pada 17 Juni 2012 di Mushala SMP Negeri 143. Hasil rapat menetapkan rencana kerja, pembagian tugas, serta strategi pencarian alumni melalui sistem jejaring antarteman agar semakin banyak lulusan Angkatan 1989 yang dapat dihubungi.
Rapat kedua diselenggarakan di Marunda pada 9 Juli 2012. Fokus pembahasan diarahkan pada penggalangan dana secara sukarela sebagai bentuk partisipasi seluruh alumni.
Semangat gotong royong dan rasa memiliki menjadi kekuatan utama dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.
Pembahasan semakin matang dalam rapat ketiga yang berlangsung pada 19 Agustus 2012 di salah satu ruang kelas SMP Negeri 143. Panitia mengevaluasi perkembangan data alumni, jumlah dana yang berhasil dihimpun, lokasi kegiatan, susunan acara, hingga konsep pelaksanaan. Dalam forum itu pula disepakati bahwa istilah “Reuni” diubah menjadi “Halal Bihalal” agar lebih mencerminkan nilai silaturahmi dan kebersamaan.
Puncak kegiatan akhirnya terlaksana pada 16 September 2012 di Gedung Pramuka. Sekitar 200 alumni berhasil didata selama masa persiapan, sedangkan sekitar 177 alumni Angkatan 1989 hadir dalam acara tersebut. Dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp13 juta yang seluruhnya berasal dari partisipasi sukarela para alumni.
Panitia kegiatan dipimpin oleh Erwin Hardiyanto sebagai Ketua, didampingi Retnowaty selaku Wakil Ketua, Ulli Erliana sebagai Sekretaris, dan Siti Zulaiha sebagai Bendahara. Kepanitiaan juga diperkuat oleh Hasan Basri (Sanbas), Esa Apriadi, Arli Gardian, Nurningsih, Wintarsih, Suryati, Esti Kurniati, almarhum Slamet Wiyono, Sigit Gunawan, Suwardhani, almarhum Muchani, Teguh, almarhum Erwin Susanto, Iyos, Deni, dan Juniarto sebagai koordinator lapangan. Sementara Aryani dan Sri Widyawaty bertugas sebagai penerima tamu.
Ulli Erliana mengatakan proses pencarian teman-teman alumni menjadi tantangan terbesar karena sebagian besar data sudah tidak lagi tersimpan secara lengkap. Menurutnya, semangat kebersamaan membuat seluruh panitia tidak pernah menyerah untuk terus mencari dan menghubungi satu per satu sahabat lama.
“Kami mendatangi sekolah, membuka arsip lama, saling berbagi informasi, bahkan menghubungi teman melalui BBM dan SMS. Semua dilakukan dengan satu tujuan, yaitu mempertemukan kembali keluarga besar SMP Negeri 143 Angkatan 1989,” ujar Ulli Erliana.
Hasan Basri (Sanbas) menilai Halal Bihalal tahun 2012 menjadi titik awal lahirnya kebersamaan yang hingga kini tetap terpelihara. Setelah kegiatan berakhir, panitia dibubarkan pada 28 Oktober 2012 dan dilanjutkan dengan pengukuhan Panitia Reuni SMP Negeri 143 Angkatan1989 di Cibubur.
Kepengurusan baru dibentuk dengan Dewan Penasehat Erwin Hardiyanto, Isak, dan Kasmudin, Ketua Retnowaty, Wakil Ketua Arli Gardian, Sekretaris Suwardhani dan Ulli Erliana, Bendahara Aryani serta Siti Zulaiha, didukung Hasan Basri (Sanbas), Esa Apriadi, almarhum Erwin Santoso, almarhum Slamet Wiyono, Teguh, dan Sugiarto sebagai koordinator lapangan.
“Halal Bihalal 2012 bukan sekadar mengenang masa sekolah, tetapi menjadi awal terbentuknya keluarga besar alumni yang sampai hari ini tetap menjaga persahabatan dan silaturahmi,” kata Hasan Basri (Sanbas). (***)

















