Lk2s Bersama Yayasan Indah Berbagi Gelar Pelatihan Relawan, Muliakan Peran Relawan Sebagai Amil Zakat

INSKA NEWS

INSKANEWS, Bogor, 3 Agustus 2026– Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial atau LK2S bekerja sama dengan Yayasan Indah Berbagi atau YIB menggelar Pelatihan Relawan di Jl. Kp. Sawah, RT 04/RW 04, Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Pelatihan ini bertujuan membentuk relawan yang profesional, berakhlak, dan siap menjadi penggerak dalam menghimpun dana sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dalam dunia penggalangan dana, YIB menyebut relawan dikenal dengan sebutan Personal Donation Consultant atau PDC. Mereka adalah garda terdepan yang menghubungkan hati para donatur dengan lembaga penerima manfaat.

Seorang PDC dituntut memiliki mental kuat, kerja keras, tanggung jawab, ulet, pantang menyerah, serta siap menghadapi tantangan di lapangan.

Ada 3 nilai utama yang ditanamkan kepada setiap relawan:

1. Care : Peduli dengan hati

2. Belonging : Memiliki rasa memiliki terhadap lembaga dan sesama

3. Responsibility : Bertanggung jawab penuh atas amanah yang diemban

“Allah tidak pernah tidur dalam melihat kerja dan ikhtiar kita,” demikian disampaikan dalam sesi pelatihan oleh Ade Subagyo selaku ketua YIB.

Yayasan Indah Berbagi atau YIB yang berdomisili di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, dikenal sebagai daerah penghasil ternak, tahu, dan tempe terbaik. Bahkan ampas tahu pun dimanfaatkan sebagai pakan ternak, menunjukkan semangat kemandirian dan keberdayaan warga.

Dalam pelatihan ini, YIB tidak hanya membekali relawan dengan semangat, tetapi juga keterampilan. Dibuka kelas Bahasa Inggris, _public speaking_, hingga kelas alam untuk mengasah mental dan komunikasi.

Pengurus YIB menekankan pentingnya keteladanan. “Pengurus harus menjadi contoh. Perbanyak relasi dan terus belajar dari dinamika perjalanan lembaga,” pesannya.

Tim relawan PDC dibekali dengan keterampilan mengelola data dan komunikasi. Setiap relawan dibimbing untuk mengelola nomor-nomor calon donatur.

Sistem kerja juga dilengkapi dengan target dan apresiasi serta sesi _live_ donasi pagi dan sore untuk memperluas jangkauan.

Salah satu PDC muda, Ziera, 19 tahun, yang sudah 1 tahun bertugas sebagai Tim IT Retail, membagikan pengalamannya. Tugasnya adalah berkunjung ke sekolah-sekolah dan melakukan _WhatsApp marketing_. “Saya mengelola 20 nomor WA dan alhamdulillah banyak yang merespons dengan baik,” ujarnya.

Dalam pelatihan juga disampaikan bahwa perusahaan melalui program CSR akan melirik lembaga yang memiliki program jelas dan sudah terealisasi. Hal ini menjadi motivasi bagi PDC untuk bekerja lebih profesional dan akuntabel.

Sebagai tindak lanjut pelatihan, LK2S dan YIB akan memfasilitasi kunjungan ke lembaga-lembaga sosial. Tujuannya untuk memahami langsung kebutuhan di lapangan dan membangun kolaborasi program yang bisa diangkat bersama.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa menjadi relawan fundraiser bukan sekadar mencari dana, tetapi sebuah ibadah sosial. Para Relawan adalah amil zakat masa kini yang dengan ikhlas menjadi jembatan rezeki, penghubung empati, dan penggerak kebaikan.

Mari dukung para relawan. Karena dari satu orang yang mau bergerak, akan lahir ribuan kebaikan untuk sesama.

Jurnalis  :Dedi.s dan Irwandi.

Editor: Kus

Also Read

Tags