INSKANEWS,Karawang, 16 Agustus 2026 — Hamparan hutan mangrove menjadi salah satu pemandangan yang menarik perhatian dalam kegiatan liputan di kawasan pesisir Dusun Kalengkalong, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (16/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tim liputan menyusuri kawasan hutan mangrove dengan didampingi sejumlah warga sekitar. Warga memberikan penjelasan mengenai keberadaan, pertumbuhan, serta asal-usul tanaman mangrove yang tumbuh di kawasan pesisir tersebut.

Salah seorang warga setempat, Ahmad Sali, menjelaskan bahwa keberadaan tanaman mangrove di wilayah tersebut tidak seluruhnya berasal dari program pemerintah. Sebagian tanaman juga ditanam secara mandiri oleh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan pesisir.
“Sebagian ada yang ditanam pemerintah, sebagian lagi ada yang ditanam masyarakat,” ujar Ahmad Sali saat mendampingi kegiatan liputan.
Menurutnya, selain tanaman yang sengaja ditanam, terdapat pula pohon mangrove yang tumbuh secara alami. Hal itu dapat terlihat dari sejumlah bagian kawasan yang ditumbuhi tanaman mangrove secara rimbun.
“Kalau yang tumbuhnya bagus, yang kelihatan rimbun itu pohonnya, nah itu tumbuh sendiri,” tambahnya.

Penjelasan serupa disampaikan warga lainnya, Asdi. Ia mengatakan, masyarakat setempat juga mengenal beberapa jenis mangrove berdasarkan karakteristik pohonnya. Salah satunya adalah pohon yang memiliki batang cukup besar dan kokoh.
“Itu yang pohonnya kekar, warga sini menyebutnya pohon api-api,” kata Asdi.

Keberadaan hutan mangrove di kawasan pesisir tersebut tidak hanya menjadi bagian dari ekosistem alam, tetapi juga menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Pertumbuhan mangrove secara alami maupun melalui penanaman menjadi gambaran bahwa kawasan pesisir masih memiliki potensi untuk terus dipertahankan dan dikembangkan.
Liputan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya pengetahuan warga lokal dalam mengenali kondisi lingkungan di sekitarnya. Dengan keterlibatan masyarakat dan dukungan berbagai pihak, keberadaan hutan mangrove di pesisir Tempuran diharapkan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
(Liputan:Rifa Hendri)





