Semarak Kemerdekaan YDKJT, Gali Potensi Anak Binaan Lewat Lomba Prestasi

inskanewstv

August 23, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKANEWS,  Jakarta Timur– Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Yayasan Dharma Kasih Jakarta Timur (YDKJT) berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Mengusung tema “Merdeka Berprestasi, Bersatu Menginspirasi”, kegiatan yang digelar pada Minggu (23/8/2026) di Istana Yatim YDKJT tersebut dikemas melalui berbagai lomba prestasi bagi anak-anak binaan.

Kegiatan tidak sekadar menjadi ajang hiburan dalam memeriahkan bulan kemerdekaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menggali potensi, bakat, kreativitas, dan prestasi anak-anak binaan YDKJT.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum YDKJT Wahyudin, S.I.P., Ketua Cabang Bekasi S.Sos., pembimbing MYP Audiatul Ulami, Ustaz Riska Hadi, pembimbing Rumah Qur’an Fitri Hidayanti, serta tim juri dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang dipimpin Rahmat Hidayat.

Ketua Umum YDKJT Wahyudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia secara khusus mengapresiasi para donatur, Dwira Setya Nugroho, S.P. selaku panitia lomba beserta seluruh tim, serta Universitas Muhammadiyah Jakarta yang turut berkolaborasi dalam kegiatan.

Menurut Wahyudin, peringatan kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perayaan dan hiburan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, berprestasi, dan memiliki semangat kebersamaan.

“Semarak Kemerdekaan ini memiliki dua sisi, yaitu hiburan dan prestasi. Dari sisi hiburan, kegiatan ini menjadi sarana untuk menyatukan anak-anak binaan yang memiliki latar belakang berbeda. Mereka bisa berinteraksi, saling mengenal, bekerja sama, dan membangun rasa persaudaraan,” ujar Wahyudin.

Sementara dari sisi prestasi, berbagai perlombaan menjadi sarana untuk melihat perkembangan kemampuan anak-anak binaan yang telah mendapatkan pembinaan selama kurang lebih satu tahun.

Penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga mencakup kedisiplinan, pendidikan keagamaan, seni, kreativitas, serta berbagai keterampilan lainnya.

“Komitmen kami adalah terus menggali bakat dan prestasi anak-anak binaan, sehingga setelah menyelesaikan masa pembinaan dan lulus nanti, mereka mampu menjadi generasi yang mandiri,” tegasnya.

UMJ Berikan Edukasi Peduli Lingkungan

Kegiatan semakin bermakna dengan keterlibatan tim dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Rahmat Hidayat yang mewakili UMJ memberikan penyuluhan mengenai makna kemerdekaan yang dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya membangun kesadaran mengelola sampah sejak usia sekolah. Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perlombaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan.

Anak-anak diajak membangun kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan, serta bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan.

Selain memberikan edukasi, tim UMJ juga turut berkolaborasi sebagai tim juri dalam sejumlah perlombaan. Kompetisi yang digelar meliputi tahfidz, vokal, mewarnai, adzan, dan cerdas cermat.

Kehadiran tim juri dari UMJ diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus memastikan proses penilaian berlangsung secara objektif dan edukatif.

Semarak Kemerdekaan Agustus 2026 di YDKJT pun menjadi momentum penting dalam membangun karakter anak. Di balik kemeriahan berbagai perlombaan, terdapat proses pendidikan, pembentukan rasa percaya diri, pengembangan bakat, penanaman nilai persatuan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Melalui tema “Merdeka Berprestasi, Bersatu Menginspirasi”, YDKJT menegaskan komitmennya untuk terus memberikan ruang kepada anak-anak binaan agar dapat berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada perayaan HUT ke-81 RI, tetapi terus tumbuh dalam diri setiap anak sebagai motivasi untuk belajar, berkarya, berprestasi, menjaga persatuan, peduli terhadap lingkungan, dan menjadi generasi penerus bangsa yang mandiri serta mampu menginspirasi sesama.***

Related Post