INSKANEWS , BEKASI – Perbaikan Jembatan Kali CBL yang menghubungkan wilayah Desa Sukajaya dan Kalijaya kabupaten Bekasi Jawa Barat akan mulai dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026. Pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung cukup lama dan ditargetkan selesai sekitar awal tahun 2027, tergantung kondisi serta perkembangan pekerjaan di lapangan.
Selama proses perbaikan berlangsung, akses jalan jembatan akan ditutup ke kendaraan. Penutupan ini dilakukan demi mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan para pekerja dan masyarakat yang biasanya di seluruh wilayah tersebut.
Namun penutupan akses jembatan diperkirakan akan menimbulkan dampak yang cukup besar terhadap arus lalu lintas. Kemacetan berpotensi terjadi karena jalur tersebut merupakan salah satu akses penting yang setiap harinya digunakan masyarakat untuk beraktivitas.
Kondisi lalu lintas diperkirakan semakin padat pada pagi hari, terutama ketika warga mulai berangkat bekerja dan anak-anak berangkat sekolah. Kepadatan juga berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari ketika masyarakat kembali dari tempat kerja maupun aktivitas lainnya.
Jembatan Kali CBL selama ini menjadi jalur yang banyak digunakan oleh warga dari sejumlah kawasan perumahan di sekitarnya. Diantaranya warga Perumahan Gramapuri, Puri Lestari, PKSS, Kirana, serta berbagai organisasi lainnya yang memanfaatkan jalur tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan adanya penutupan jalan, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan rute alternatif dan mengatur waktu perjalanan.
Warga yang memiliki keperluan pada jam-jam sibuk juga diimbau berangkat lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya antrean kendaraan yang panjang.
Perbaikan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setelah selesai dikerjakan. Kondisi jembatan yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas warga antara wilayah Sukajaya dan Kalijaya.
Masyarakat berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai target hingga awal tahun 2027. Selama masa pekerjaan, diperlukan kerja sama antara masyarakat, pengguna jalan, dan pihak terkait agar dampak kemacetan dapat diminimalkan serta pembangunan Jembatan Kali CBL dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
M Kirom (penulis)








