Santan Serai Bawa Cita Rasa Melayu Deli ke Green Tourism Festival 2026 Jakarta Timur

inskanewstv

September 26, 2026

2
Min Read

On This Post

INSKANEWS, Jakarta Timur — Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kegiatan Green Tourism Festival 2026 di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Jalan Dr. Sumarno, Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan ragam kuliner khas daerah kepada masyarakat.

Salah satunya Santan Serai, UMKM kuliner yang membawa cita rasa khas Medan, khususnya Melayu Deli. Kehadiran Santan Serai menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara melalui produk makanan yang memiliki karakter dan cita rasa daerah.

Tim Manajemen Santan Serai, Maudi Kusuma Dewi, mengatakan pihaknya ingin memperkenalkan makanan khas Medan kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya di wilayah Jakarta Timur, Jakarta dan Bekasi.

“Kalau untuk Santan Serai, kami membawa cita rasa dari Medan, khususnya Melayu Deli. Temanya memang lebih banyak menggunakan santan sebagai bagian dari karakter masakan kami,” ujar Maudi Kusuma Dewi.

Menurutnya, salah satu menu yang menjadi ciri khas Santan Serai adalah Lontong Medan. Ia menjelaskan, karakter kuah santan pada Lontong Medan yang disajikan memiliki cita rasa yang lebih kuat dan kental.

“Kalau Lontong Medan yang biasa, santannya kurang lebih tidak terlalu pekat. Kalau di Medan, santannya benar-benar lebih pekat, dan cita rasa Melayu Delinya terasa. Itu yang menjadi ciri khas Lontong Medan kami,” jelasnya.

Maudi menambahkan, keikutsertaan Santan Serai dalam kegiatan UMKM di Jakarta Timur menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kuliner khas Medan di tengah beragamnya makanan Nusantara.

“Karena kami ingin mengenalkan makanan dari beberapa daerah. Kalau ada Lontong Medan yang berasal dari daerah lain, kami hadir membawa khas Medannya,” katanya.

Selain memperkenalkan kuliner, Santan Serai berharap keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut dapat membuka peluang pengembangan usaha sekaligus memperluas masyarakat yang mengenal produk mereka.

“Kami berharap Santan Serai semakin berkembang, semakin maju dan semakin banyak orang yang mengenal Santan Serai, terutama di Jakarta Timur, Jakarta dan Bekasi,” ujarnya.

Untuk kegiatan produksi, Santan Serai memiliki dapur produksi di kawasan Durian Sawit. Sementara itu, usaha tersebut juga memiliki area usaha di kawasan Pangeran Jayakarta, Kota Bekasi.

Kehadiran Santan Serai sebagai UMKM kuliner dalam Green Tourism Festival 2026 menunjukkan bahwa kegiatan yang mempertemukan pemerintah dengan pelaku usaha dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi kuliner daerah sekaligus memperluas jaringan pemasaran UMKM.

Melalui keberagaman kuliner tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pilihan makanan, tetapi juga dapat mengenal cerita, budaya, serta cita rasa yang dibawa masing-masing daerah di Indonesia.

Wartawan : Kusni Editor : Kusni

Related Post