Progres 77 Persen, Revitalisasi Saluran Air Giri Kencana Dikebut Jelang Musim Hujan

inskanewstv

September 28, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKA NEWS, Jakarta — Upaya mengantisipasi genangan di kawasan Jalan Giri Kencana, RW 06, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, terus dilakukan. Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur kini tengah merevitalisasi saluran air sepanjang 812 meter di lokasi tersebut.

Hingga Senin (28/9), pengerjaan revitalisasi telah mencapai sekitar 77 persen. Pekerjaan ini merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025.

Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin SDA Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri, mengatakan revitalisasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap genangan yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Revitalisasi dilakukan untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan. Kondisi saluran eksisting yang tidak memadai selama ini kerap menyebabkan air meluap dan menggenangi lingkungan sekitar,” ujarnya, Senin (28/9).

Menurut Saugi, pekerjaan revitalisasi menggunakan U-ditch dan box culvert. Selain itu, turut dilakukan pembangunan turap baru dengan kombinasi material cor dan batu kali. Pekerjaan tersebut telah dimulai sejak 19 Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada 20 Oktober 2026.

“Revitalisasi dilaksanakan pihak ketiga setelah melalui proses lelang melalui e-Katalog,” terangnya.

Pelaksana pekerjaan, Satrio Wibowo, menjelaskan bahwa dari total pekerjaan sepanjang 812 meter, pembangunan turap baru telah mencapai 335 meter.

“Kemudian revitalisasi saluran air sepanjang 477 meter, yakni menggunakan U-ditch berukuran 50 sentimeter, 60 sentimeter, dan 80 sentimeter,” bebernya.

Ia menambahkan, turap yang dibangun memiliki ketinggian antara 1 hingga 1,8 meter, dengan lebar bagian atas 30 sentimeter dan bagian bawah 60 sentimeter.

Turap tersebut dibangun mengelilingi area pagar pembatas Waduk Batu Licin dan pagar pembatas Mabes TNI Cilangkap.

“Saluran ini terkoneksi dengan saluran air di permukiman warga yang saat ini juga sedang direvitalisasi menggunakan beton U-ditch sepanjang 477 meter,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan revitalisasi juga menghadapi kendala. Penyumbatan terjadi pada saluran air di bagian hilir akibat adanya pembendungan oleh vendor lain yang tengah mengerjakan pembangunan turap baru.

Kondisi tersebut terjadi pada saluran air yang saling terkoneksi meskipun berada di wilayah RW yang berbeda.

“Kami meminta bantuan kelurahan dan kecamatan untuk melakukan mediasi agar pekerjaan kedua pihak tidak saling mengganggu dan dapat ditemukan solusi bersama,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Cipayung, Diman, menyampaikan bahwa hasil pertemuan antara pihak-pihak terkait menghasilkan kesepakatan agar vendor pembangunan turap baru di RW 03, Kelurahan Cilangkap, segera mengeruk tanah bekas turap yang menyebabkan saluran tersumbat.

Langkah tersebut dilakukan agar aliran air dapat kembali berjalan lancar.

“Dua vendor pelaksana pekerjaan saluran air ini sepertinya tidak saling bersinergi, masing-masing ingin duluan. Makanya kita ajak duduk bareng mencari solusinya,” jelasnya.

Diman berharap kedua vendor dapat membangun koordinasi dan sinergi selama pekerjaan berlangsung. Menurutnya, hal tersebut penting agar pelaksanaan proyek tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat, khususnya warga yang terdampak genangan akibat terganggunya aliran saluran air.

“Kami ingin selama proses pengerjaan semua dapat berjalan lancar dan tidak merugikan warga,” tandasnya.

Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 77 persen, revitalisasi saluran air Jalan Giri Kencana ditargetkan dapat diselesaikan sesuai jadwal pada 20 Oktober 2026 ( Hasan)

Related Post