Peduli Muslim Jogjakarta Terjunkan Tiga Tim Bantu Penanganan Korban Gempa NTT

inskanewstv

September 30, 2026

2
Min Read

On This Post

INSKA NEWS,ENDE, NUSA TENGGARA TIMUR — Peduli Muslim Jogjakarta menerjunkan tiga tim untuk membantu penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim tersebut bergerak sejak gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 dan hingga kini masih melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak.

Koordinator Lapangan (Korlap) Tim Bravo Peduli Muslim Jogjakarta, Ismail Rudyanto, mengatakan tim kemanusiaan tersebut sejak awal bencana langsung diterjunkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pernyataan itu disampaikan Ismail kepada awak media saat berada di atas kapal DLU dalam perjalanan dari wilayah kegiatan kemanusiaan di NTT.

“Tim Peduli Muslim Jogjakarta langsung menerjunkan tiga tim dari Tim Asesmen ,Tim Bravo dan Tim Charli untuk membantu penanganan warga yang terdampak gempa NTT,” ujar Ismail.

Menurut dia, sebanyak  23 titik di 4 kabupaten,Ende,Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai Timur dan
Manggarai menjadi salah lokasi yang mendapat perhatian tim peduli muslim.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan pokok pangan, tetapi juga perlengkapan untuk menunjang kebutuhan warga pascagempa.

Tim turut menyalurkan terpal dan alas tidur,selimut dan tim medis kepada warga yang membutuhkan.

Selain distribusi bantuan, personel Peduli Muslim Jogjakarta juga terlibat dalam kegiatan pembersihan fasilitas umum dan sarana ibadah yang terdampak bencana.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat agar dapat kembali menggunakan fasilitas bersama secara bertahap serta mendukung proses pemulihan pascabencana.

Peduli Muslim Jogjakarta berencana melanjutkan kegiatan kemanusiaan di NTT hingga Oktober 2026.

Selama berada di lokasi, tim akan terus berkoordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait dalam pelaksanaan kegiatan bantuan.

Ismail berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun masyarakat, dapat terus bersinergi dan bergotong royong membantu warga yang terdampak gempa.

“Kami berharap seluruh stakeholder, pemerintah dan masyarakat dapat bersatu dan bergotong royong untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak gempa bumi,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan agar kondisi di wilayah terdampak segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dan membangun kembali kehidupan mereka setelah bencana.

“Kami berharap musibah ini segera selesai dan masyarakat dapat kembali beraktivitas serta memulai kehidupan mereka kembali,” ujar Ismail.

Kehadiran tim kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana melalui kerja sama antara relawan, pemerintah, dan masyarakat setempat.(MMN)

Related Post