Tanpa Menunggu, Warga Sumberjaya Tambun Bergerak Urug Jalan Rusak Secara Swadaya

inskanewstv

October 10, 2026

2
Min Read

On This Post

INSKANEWS,  Tambun Selatan — Semangat gotong royong ditunjukkan warga RT 04/RW 37, Kavling Swastika Sejahtera 3, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/10/2026) sore. Warga berinisiatif memperbaiki akses jalan yang rusak dan becek dengan memanfaatkan puing-puing bangunan sebagai material pengurugan.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 16.28 WIB tersebut menjadi bentuk kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan, khususnya akses jalan yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat setempat.

Sebelum dilakukan pengurugan, kondisi jalan di kawasan tersebut tampak memprihatinkan. Permukaan jalan yang masih berupa tanah dipenuhi gundukan pecahan bata, sisa semen, serta rerumputan liar. Ketika hujan turun, jalan menjadi licin dan berlumpur sehingga menyulitkan warga yang melintas, baik pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor.

Melihat kondisi tersebut, warga memilih bergerak secara swadaya untuk memperbaiki jalan agar kembali nyaman dilalui. Mereka memanfaatkan material puing yang tersedia, kemudian mengangkutnya menggunakan mobil pikap untuk diturunkan dan diratakan di bagian jalan yang rusak.

Sejumlah warga terlihat bahu-membahu dalam proses pengerjaan. Ada yang mengangkut material, menurunkan puing dari kendaraan, hingga membantu meratakannya di badan jalan.

Salah seorang warga, Iskandar, yang menjadi koordinator kegiatan, mengatakan bahwa pengurugan dilakukan sebagai langkah praktis untuk mengatasi kondisi jalan yang sudah lama rusak.

“Jalan ini sudah lama rusak. Daripada dibiarkan berlubang dan becek, kita manfaatkan puing yang ada. Diurug, diratakan, biar bisa dilalui lagi. Ini cara paling cepat dan murah, yang penting warga bisa lewat dengan aman,” ujar Iskandar saat ditemui di lokasi, Sabtu sore.

Menurutnya, pemanfaatan puing bangunan untuk mengurug jalan bukan hal baru bagi warga di kawasan tersebut. Selain membantu mengurangi sisa material bongkaran, langkah ini diharapkan dapat membuat permukaan jalan lebih padat sehingga lebih mudah dilalui.

Iskandar menegaskan, inisiatif tersebut lahir dari kesadaran bersama untuk menjaga dan memperbaiki lingkungan tempat tinggal tanpa harus selalu menunggu bantuan dari pihak lain.

“Kita nggak nunggu bantuan. Ada puing, ada tenaga, ada pikap, ya kita kerjain. Ini kan Kavling Swastika Sejahtera 3, rumah kita bersama. Kalau jalannya bagus, semua ikut merasakan,” tambahnya.

Warga berharap, upaya pengurugan dan perataan jalan tersebut dapat membantu memperlancar aktivitas masyarakat, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan tanah kerap menjadi licin dan sulit dilalui.

Meski dilakukan dengan cara sederhana, kegiatan ini memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil dan dikerjakan bersama-sama.

Gotong royong warga Kavling Swastika Sejahtera 3 menjadi gambaran bahwa kebersamaan dan inisiatif masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan lingkungan. Warga pun berharap ke depan kondisi jalan di kawasan tersebut semakin baik sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar.

Related Post