Arak Pengantin Sunat Mohammad Iqbal, Tradisi Betawi yang Sarat Nilai Agama dan Kebersamaan

INSKA NEWS

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

INSKANEWS,Jakarta Timur – Tradisi arak pengantin sunat masih terus dilestarikan oleh masyarakat di kawasan Rawa Badung, Cakung, Jakarta Timur. Salah satunya terlihat dalam prosesi arak pengantin sunat Mohammad Iqbal yang berlangsung meriah dengan dihadiri keluarga, kerabat, serta warga sekitar.

Tradisi ini menjadi bentuk rasa syukur keluarga atas tumbuh kembang anak yang akan memasuki fase penting dalam kehidupannya, yakni menjalani khitan. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, tradisi tersebut tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai keagamaan, sosial, dan pendidikan.

Dalam prosesi tersebut, Mohammad Iqbal didandani layaknya seorang pengantin dan diarak mengelilingi lingkungan tempat tinggal dengan iringan keluarga serta masyarakat. Suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan mewarnai jalannya acara.

Sebelum pelaksanaan arak-arakan, keluarga menggelar doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat guna memohon kelancaran, kesehatan, keselamatan, dan keberanian bagi Mohammad Iqbal dalam menjalani proses khitan.

Tokoh masyarakat setempat, Ustadz Ahmad Pathoni, mengatakan tradisi arak pengantin sunat memiliki makna yang mendalam karena mengajarkan anak untuk siap menghadapi tahapan penting dalam kehidupannya.

“Sunat bukan hanya bagian dari ajaran agama Islam, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan dan kebersihan. Tradisi ini menjadi sarana menanamkan nilai keberanian dan rasa syukur kepada anak,” ujarnya

Selain sebagai perayaan keluarga, tradisi arak pengantin sunat juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kehadiran masyarakat dalam acara tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga dengan baik.

Melalui tradisi ini, masyarakat berharap nilai-nilai budaya dan keagamaan dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.
(Dadan)

Also Read

Tags