Cegah Stunting, Dinas Ketapang Bekasi Dorong Konsumsi Protein dan Sayuran

inskanewstv

October 8, 2026

2
Min Read

On This Post

INSKANEWS,Bekasi – Edukasi mengenai pentingnya makanan bergizi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting. Salah satunya melalui Gerakan Makan Protein dan Sayur (Gempur) Stunting yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi di Aula Kantor Kecamatan Serang Baru, Kamis (8/10/2026).

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Asep Buhori, menyampaikan bahwa kebutuhan gizi anak harus menjadi perhatian bersama. Asupan protein dan sayuran, kata dia, memiliki peran penting dalam menunjang tumbuh kembang anak.

Menurut Asep, masyarakat perlu memahami bahwa makanan bergizi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan bahan pangan. Cara memilih, mengolah, hingga mengonsumsi makanan juga harus diperhatikan agar kebutuhan gizi dapat terpenuhi secara seimbang.

“Anak membutuhkan asupan gizi yang seimbang, terutama protein dan sayuran. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi sebagai salah satu upaya mencegah stunting,” ujarnya.

Program Gempur Stunting tersebut diharapkan dapat diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Bekasi, mulai dari 23 kecamatan hingga tingkat desa. Asep menyebut Kabupaten Bekasi memiliki berbagai potensi sumber pangan yang dapat dimanfaatkan, termasuk hasil perikanan di kawasan pesisir.

Ia menilai edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan program tersebut. Pengetahuan mengenai pangan bergizi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan melalui kebiasaan makan sehari-hari.

“Yang perlu terus didorong adalah edukasi kepada masyarakat agar mampu memilih dan mengonsumsi makanan yang berkualitas dan bergizi. Terutama bagi anak-anak, pemenuhan gizi merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan stunting,” katanya.

Asep menambahkan, penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak agar edukasi mengenai pola makan sehat dan bergizi dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat.

“Program ini menyasar masyarakat secara langsung. Karena itu, edukasi dan keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan agar pemahaman tentang pola makan bergizi tidak hanya diketahui, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Sumber: Portal kab.Bekasi.

(A Nugroho)

Related Post