INSKA NEWS, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan memperkuat kepedulian sosial dalam kegiatan yang digelar di Yayasan Darma Kasih, Tambun Rengas, Jakarta Timur, Minggu (28/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Jaka Tingkir menyampaikan tausiah yang mengajak umat Islam menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
Menurut Ustadz Jaka Tingkir, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, tetapi merupakan momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Ia mengajak masyarakat untuk meluruskan pemahaman agama, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas iman dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum Tahun Baru Islam ini hendaknya kita jadikan sebagai waktu untuk memperbaiki diri, meluruskan agama, meluruskan akhlak, meningkatkan kualitas iman, dan mempererat persaudaraan sesama umat,” ujarnya.
Dalam pesan nya, Ustadz Jaka Tingkir juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya menyantuni anak-anak yatim. Menurutnya, Islam memberikan kedudukan yang sangat istimewa kepada anak yatim, sementara orang-orang yang menyayangi dan merawat mereka dijanjikan pahala yang besar.
“Menyantuni anak yatim merupakan amalan yang memiliki ganjaran luar biasa. Selain menjadi jalan menuju surga, juga menjadi penghapus dosa, penolak bala, dan menghadirkan doa-doa tulus yang mustajab dari anak-anak yatim,” tuturnya.
Ia berharap pendidikan agama menjadi prioritas utama dalam membina anak-anak yatim. Penanaman akidah dan keimanan sejak dini diyakini akan menjadi bekal penting bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik, sukses, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga mereka memperoleh pendidikan yang baik, pengalaman yang positif, serta tumbuh menjadi generasi yang membanggakan agama, keluarga, bangsa, dan Yayasan Darma Kasih,” tambahnya.
Ustadz Jaka Tingkir juga menyampaikan doa agar Yayasan Darma Kasih terus berkembang dan semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Bahkan, ia mengungkapkan keinginannya untuk ikut berkontribusi sebagai donatur apabila Allah SWT memberikan kelapangan rezeki di masa mendatang.
“Insya Allah saya selalu mendoakan Yayasan Darma Kasih agar semakin maju. Jika Allah memberikan kelebihan rezeki kepada saya, saya ingin ikut andil menjadi donatur untuk mendukung perjuangan yayasan ini,” katanya.
Melihat kondisi anak-anak yatim di yayasan tersebut, Ustadz Jaka Tingkir mengaku merasa bangga dan bahagia. Ia melihat semangat serta keceriaan yang terpancar dari wajah mereka sebagai harapan besar bagi masa depan.
“Alhamdulillah, saya melihat mereka begitu ceria dan penuh semangat. Insya Allah, mereka akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi sukses yang kelak mampu mengharumkan nama Yayasan Darma Kasih Jakarta Timur serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Yayasan Darma Kasih menjadi pengingat bahwa semangat hijrah tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan ibadah, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah. (***)
(Dadan)

















