INSKA NEWS, Bekasi—–Di tengah kondisi jalan lingkungan RT 04 RW 037, Desa Sumber Jaya, yang rusak parah dan telah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan pemerintah, secercah harapan muncul dari inisiatif warga bersama Yayasan Ibnu Katsir. Salah satu pengurus yayasan, Abdurrahman, menyampaikan bahwa pihaknya ikut berkontribusi dengan menyumbangkan material untuk perbaikan jalan beserta warga lainnya. Dukungan ini juga diikuti oleh para donatur lain yang peduli terhadap kenyamanan masyarakat.15/2/2026
“Untuk jalan santri kebetulan ada yang mengantar, ada dana sedikit dari Yayasan Ibnu Katsir dan Al Wali,” ujar Abdurrahman saat ditemui di lokasi.
Kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun telah menjadi pemandangan sehari-hari warga. Lubang dan permukaan yang tidak rata membuat aktivitas masyarakat terganggu, baik bagi pengendara maupun pejalan kaki. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama menuju sekolah, masjid, dan pesantren. Setiap hari, anak-anak berangkat belajar melewati jalan yang penuh genangan, sementara warga lain harus berhati-hati agar tidak terjatuh.

Inisiatif gotong royong ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial. Warga bersama yayasan dan donatur berusaha menghadirkan kenyamanan meski dengan keterbatasan. Mereka berharap langkah kecil ini dapat menjadi pemicu perhatian pemerintah agar turut serta memperbaiki jalan secara menyeluruh.
“Harapan kami, pemerintah juga ikut ambil bagian. Jalan ini bukan hanya untuk santri, tapi untuk semua masyarakat,” tambah Abdurrahman.
Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tumbuh di tengah keterbatasan. Jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan warga kini mulai diperbaiki sedikit demi sedikit, berkat tangan-tangan yang peduli. Bagi masyarakat Desa Sumber Jaya, gotong royong bukan sekadar kerja bersama, melainkan wujud nyata harapan akan kehidupan yang lebih layak. (Yudi)

















