Herdman Coret Empat Pilar, Berani Ambil Risiko Demi Wajah Baru Timnas Indonesia

INSKA NEWS

INSKANEWS, Jakarta – Keputusan mengejutkan dibuat pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, jelang ajang FIFA Series 2026. Empat nama dipastikan tidak masuk dalam rencana skuad untuk laga Maret mendatang, memicu perdebatan di kalangan pencinta Pasukan Garuda.

Herdman dipastikan tidak memilih Thom Haye, Shayne Pattynama, Marselino Ferdinan, dan Asnawi Mangkualam dalam persiapan menuju FIFA Series 2026. Absennya empat pemain ini menjadi sorotan karena mereka sebelumnya merupakan bagian penting dalam skuad Garuda.

Keputusan ini diambil dalam agenda pemusatan latihan perdana Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia yang akan menghadapi FIFA Series 2026 pada Maret 2026.

Selain empat nama tersebut, sejumlah pemain senior juga disebut-sebut masuk dalam evaluasi, seperti Jordi Amat, Marc Klok, dan Stefano Lilipaly. Herdman sendiri baru menjabat sejak Januari 2026, menggantikan pelatih sebelumnya dan membawa visi pembaruan dalam tubuh tim.

Beberapa alasan teknis menjadi dasar keputusan ini. Thom Haye dan Shayne Pattynama dikabarkan menjalani sanksi larangan bertanding. Sementara Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam tengah dalam proses pemulihan cedera atau belum mencapai kondisi fisik ideal.
Di sisi lain, Herdman dikenal sebagai pelatih yang menuntut intensitas tinggi dan fleksibilitas taktik, sehingga kemungkinan ia tengah menyusun ulang komposisi tim sesuai filosofi permainannya.

Keputusan ini bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, langkah tegas Herdman memberi sinyal regenerasi dan disiplin tinggi. Di sisi lain, absennya pemain berpengalaman berpotensi memengaruhi stabilitas permainan tim dalam waktu dekat.

Herdman dikenal fleksibel dalam formasi 4-3-3 maupun 3-4-3, sehingga publik kini menanti wajah baru seperti apa yang akan ditampilkan Garuda di FIFA Series nanti. Apakah strategi ini akan berbuah prestasi dan meyakinkan pencinta Timnas Indonesia? Atau justru memicu keraguan di awal kepemimpinannya?

Jawabannya akan mulai terlihat pada Maret 2026, saat Garuda benar-benar terbang di bawah komando baru.

Penulis : Deddy Haryadi

Also Read

Tags