JSIT lirik Cendekia Academy menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan program Kepemimpinan dan Kemaritiman Siswa melalui KRI Dewaruci

inskanewstv

August 15, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKANEWS,  Jakarta Utara, 15 Agustus 2026 — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kota Depok menyatakan ketertarikannya untuk menjajaki peluang kolaborasi edukasi kemaritiman bersama GIC setelah melakukan kunjungan perdana ke Kapal Latih TNI AL KRI Dewa Ruci di Pangkalan TNI AL Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (15/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari undangan yang diterima JSIT Kota Depok untuk menghadiri kegiatan edukatif yang melibatkan para siswa di lingkungan KRI Dewa Ruci. Meski belum dalam bentuk kerja sama resmi, kunjungan ini dinilai sebagai langkah awal untuk melihat potensi sinergi dalam pengembangan program pendidikan karakter, kepemimpinan, dan kemaritiman bagi peserta didik.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus JSIT Kota Depok, di antaranya Ketua Bidang 2, Sekretaris JSIT Kota Depok, Ustadz Fuad, serta Pembina JSIT Kota Depok Ustadz Udin Sastra Negara.

Sanudin,M.Pd.Perwakilan JSIT Kota Depok menjelaskan bahwa kunjungan ini memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan Kapal Dewa Ruci sebagai sarana pembinaan siswa di luar lingkungan sekolah.

“Kami memang mendapatkan undangan untuk hadir dalam kegiatan yang melibatkan siswa-siswa. Ternyata kegiatan di Kapal Dewa Ruci ini dapat menjadi media pembinaan yang sangat baik. Ini menjadi insight baru bagi kami, bagaimana pendidikan karakter dan kepemimpinan bisa dilakukan tidak hanya di sekolah, tetapi juga melalui pengalaman langsung di kapal,” ucap Sanudin

Menurutnya, ini merupakan kunjungan pertama JSIT Kota Depok ke KRI Dewa Ruci, sehingga belum ada bentuk kerja sama yang disepakati dengan KIC. Namun, pihaknya membuka peluang untuk menjalin kolaborasi pada program-program berikutnya.

“Untuk saat ini memang belum ada kerja sama resmi. Hari ini kami baru melihat langsung kegiatan-kegiatan yang dapat dilaksanakan di Kapal Dewa Ruci. Ke depan kami akan melihat peluang-peluang yang memungkinkan, misalnya kegiatan LDK, pembinaan OSIS, atau program kepemimpinan lainnya yang dapat diikuti perwakilan sekolah-sekolah Islam Terpadu di Kota Depok,” jelasnya.

 

JSIT Kota Depok juga memberikan respon positif terhadap penyelenggaraan kegiatan edukasi kemaritiman tersebut. Menurut mereka, pengalaman belajar di KRI Dewa Ruci memiliki nilai tambah yang tidak dapat diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas semata.

“Kegiatan ini sangat baik, memberikan pengalaman baru bagi siswa, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap bangsa maritim Indonesia. KRI Dewa Ruci memiliki sejarah panjang dan telah berlayar ke berbagai negara di dunia, sehingga menjadi media pembelajaran yang sangat inspiratif,” tambahnya.

Saat ini, JSIT Kota Depok menaungi sekitar 70 satuan pendidikan yang terdiri atas TKIT, SDIT, SMPIT, hingga SMAIT di wilayah Kota Depok. Dengan jumlah sekolah tersebut, potensi kerja sama dalam bidang pendidikan karakter dan kemaritiman dinilai cukup besar apabila dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui kunjungan perdana ini, JSIT Kota Depok berharap dapat membangun komunikasi lebih lanjut dengan GIC untuk mengeksplorasi berbagai program pembinaan siswa yang memadukan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, nasionalisme, dan wawasan kemaritiman sebagai bagian dari penguatan pendidikan generasi muda Indonesia.

Wartawan : Kusni

Editor         : Kusni

Related Post