Mengasah Integritas di Tengah Disrupsi, UKW AsMEN–LUKW UPDB Cetak Wartawan Tangguh

INSKA NEWS

INSKA NEWS,Jakarta – Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan disrupsi digital, upaya menjaga marwah profesi jurnalis terus dilakukan. Salah satunya melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) UPDB bekerja sama dengan Asistensi Media Nasional (AsMEN). Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas sekaligus integritas bagi para insan pers.

UKW yang digelar pada Selasa 16 – 17 Desember 2025 di kantor DPW AsMEN Jakarta sebagai angkatan ke-2 oleh AsMEN dan angkatan ke-65 oleh LUKW UPDB ini diikuti oleh 27 peserta, dengan rincian 22 wartawan muda dan 5 wartawan madya. Para peserta berasal dari berbagai media dan wilayah, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peningkatan profesionalisme jurnalistik.

Acara pembukaan UKW berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting. Dari pihak Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) hadir Ibu dr. H. Retno Intani, ZA., M.Sc, yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kompetensi wartawan melalui jalur formal dan teruji.

Sementara itu, unsur TNI turut memberikan perhatian terhadap kegiatan ini. Komando Distrik Militer (Kodim) 0502 Jakarta Utara diwakili oleh Danramil 05 Cilincing, Mayor Arm Nawang, yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap peran pers dalam menjaga stabilitas sosial dan ketahanan informasi.

Pembukaan UKW secara resmi dilakukan oleh Ibu Elida Saragih, Kasubbag Tata Usaha Kesbangpol Jakarta Utara, yang hadir mewakili Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Dalam sambutannya, Elida menekankan pentingnya wartawan memiliki kompetensi, etika, dan kemampuan adaptasi di era digital.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memandang UKW sebagai instrumen penting untuk memastikan wartawan bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Di tengah era disrupsi, wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan beretika. Kompetensi inilah yang menjadi fondasi utama kepercayaan publik,” ujar Elida Saragih.

Ia juga berharap wartawan yang telah mengikuti UKW mampu menjadi agen literasi informasi di tengah masyarakat serta turut menangkal hoaks dan disinformasi.

Dari jajaran Asistensi Media Nasional (AsMEN), kegiatan ini turut dihadiri oleh Pembina, Ketua Umum AsMEN Nurkholis beserta jajaran pengurus, serta Ketua DPW AsMEN, Vaturahman, S.E., M.M. Kehadiran jajaran pengurus menegaskan komitmen AsMEN dalam membangun wartawan yang kompeten dan berdaya saing.

UKW kali ini mengusung tema “Wartawan Tangguh di Era Disrupsi: Mengoptimalkan Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Jurnalistik”. Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi industri media saat ini, di mana perkembangan teknologi digital menuntut wartawan untuk terus beradaptasi tanpa mengabaikan prinsip dasar jurnalistik.

Perwakilan Kodim 0502 Jakarta Utara, Mayor Arm Nawang, dalam pernyataannya menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional.

“Kami dari TNI memandang wartawan sebagai mitra strategis. Informasi yang disampaikan media sangat berpengaruh terhadap stabilitas sosial. Karena itu, wartawan yang kompeten, beretika, dan memahami tanggung jawabnya sangat dibutuhkan, terutama di era digital yang serba cepat ini,” ungkap Mayor Arm Nawang.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan UKW sebagai upaya konkret membangun profesionalisme pers yang sehat dan konstruktif.

Melalui UKW ini, para peserta diuji tidak hanya dari aspek teknis penulisan dan peliputan, tetapi juga pemahaman kode etik jurnalistik, hukum pers, serta kemampuan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

UKW AsMEN–LUKW UPDB diharapkan mampu melahirkan wartawan-wartawan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga tangguh secara moral, sehingga mampu menjaga kepercayaan publik dan memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi di Indonesia.(mmn)

Also Read

Tags