INSKA NEWS, Jakarta — Film Para Perasuk terus memperkuat gaungnya menjelang penayangan di Indonesia dengan merilis dua original soundtrack (OST) yang dinyanyikan Maudy Ayunda, yakni “Aku yang Engkau Cari” dan “Di Tepi Lamunan”. Lagu ini diperkenalkan oleh Rekata Studio bersama Trinity Optima Production sebagai bagian dari strategi promosi film yang juga tengah melanjutkan perjalanan festival internasionalnya. Selasa, (31/3/26).
Kehadiran dua lagu tersebut menjadi elemen penting dalam memperkuat emosi cerita, khususnya perjalanan karakter utama Bayu yang diperankan Angga Yunanda. Secara tematik, lagu-lagu ini menggambarkan pergulatan batin, pencarian makna, serta proses penerimaan diri yang menjadi inti narasi film.
Proses kreatif lagu “Aku yang Engkau Cari” berangkat dari pengalaman langsung Maudy saat berada di lokasi syuting. Lagu tersebut ditulis bersama Lafa Pratomo dengan pendekatan emosional yang mendalam. Maudy menjelaskan bahwa lagu itu menghadirkan nuansa tenang namun menyimpan kegelisahan. “Prosesnya sangat intuitif, tidak memakai logika naratif biasa, tetapi menggunakan rasa. Ini proyek yang sangat membebaskan bagi saya,” ujarnya.
Sementara itu, video musik “Di Tepi Lamunan” disutradarai oleh Wregas Bhanuteja dengan pendekatan visual yang puitis dan atmosferik. Wregas juga menyampaikan bahwa film ini mengusung pesan berbeda dibandingkan kebanyakan film bertema konflik. Ia menuturkan bahwa film tersebut ingin mengajak penonton berdamai dengan masa lalu. “Saya ingin menawarkan cerita tentang penerimaan, bukan sekadar balas dendam dan amarah,” ungkapnya.
Film ini mengisahkan Bayu, seorang perasuk yang membantu para pelamun memasuki kondisi kerasukan dalam sebuah ritual bernama pesta sambetan di Desa Latas. Dalam perjalanannya, Bayu bertemu Laksmi, karakter yang diperankan Maudy Ayunda, yang datang untuk mencari ketenangan dan menyembuhkan trauma masa lalunya melalui pengalaman spiritual tersebut.
Dalam proses produksi, para pemain menghadapi tantangan fisik dan emosional yang tidak ringan. Angga Yunanda mengungkapkan salah satu adegan yang cukup berat baginya adalah saat harus menjalani ritual dengan posisi tergantung terbalik. Ia mengatakan bahwa pengalaman tersebut memberikan tantangan baru dalam karier aktingnya.
Di sisi lain, Maudy Ayunda juga menjalani berbagai adegan ekstrem demi mendalami karakter Laksmi, seperti mengonsumsi bahan-bahan mentah dalam adegan tertentu. Ia menyampaikan bahwa karakter Laksmi merepresentasikan banyak orang yang berusaha melepaskan trauma agar dapat melangkah maju dalam hidup.
Selain itu, film ini juga menandai debut akting serius Anggun yang memerankan sosok Guru Asri. Ia mengaku proses syuting memberikan pengalaman berbeda dibandingkan dunia musik yang selama ini ia jalani. Film Para Perasuk dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026 setelah sebelumnya melakukan pemutaran perdana dunia di Sundance Film Festival 2026 dan melanjutkan kompetisi di berbagai festival film internasional lainnya. (***)
(Rizki)

















