INSKANEWS,Wanaraja, Garut , 31 Januari 2026 – Pasar Hewan Wanaraja yang berlokasi di Jalan Talaga Bodas No. 676, Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan domba terbesar dan paling bersejarah di wilayah Garut. Sejak zaman dulu, pasar ini menjadi denyut nadi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para peternak dan pedagang ternak.
Pasar Hewan Wanaraja beroperasi secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Rabu dan Minggu. Sejak pagi hari, suasana pasar sudah dipenuhi aktivitas jual beli. Suara tawar-menawar antara pedagang dan pembeli terdengar bersahutan, menciptakan dinamika khas pasar hewan tradisional yang tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.
Menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Adha, intensitas aktivitas di pasar ini meningkat signifikan. Lonjakan permintaan terhadap hewan ternak, khususnya domba, membuat pasar semakin padat oleh pembeli yang datang tidak hanya dari wilayah Garut, tetapi juga dari luar daerah.
Kabupaten Garut sendiri dikenal memiliki potensi besar di sektor peternakan. Selain domba yang menjadi komoditas unggulan, Pasar Hewan Wanaraja juga memperdagangkan kambing, sapi, ayam, serta berbagai jenis ternak lainnya. Di antara pasar hewan yang ada di Garut, Pasar Hewan Wanaraja menjadi salah satu rujukan utama, baik dari sisi harga maupun kualitas ternak.
Seorang pedagang domba asal Kecamatan Wanaraja, Tatang (45), mengungkapkan bahwa harga ternak sangat bergantung pada kondisi pasar.
“Harga itu tidak bisa ditentukan sepihak. Kalau penjual banyak sementara pembeli sepi, harga bisa turun. Sebaliknya, kalau pembeli ramai dan stok domba terbatas, harga pasti naik,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan pedagang lainnya yang menekankan pentingnya kualitas ternak. Menurutnya, bobot badan, kesehatan, dan jenis domba menjadi pertimbangan utama pembeli. “Sekarang pembeli lebih teliti. Mereka tidak hanya lihat harga, tapi juga kualitas,” katanya.
Dari sisi pembeli, Pasar Hewan Wanaraja dinilai memberikan banyak keuntungan. Edi (38), pembeli asal luar Kabupaten Garut, mengaku rutin datang ke pasar ini.
“Saya lebih memilih beli domba di Wanaraja karena pilihannya lengkap, kualitasnya bagus, dan harganya masih bisa ditawar,” ujarnya.
Dengan lokasi yang strategis serta reputasi yang telah terbangun sejak lama, Pasar Hewan Wanaraja terus memainkan peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Keberadaannya bukan hanya sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai simbol kekuatan sektor peternakan domba di Kabupaten Garut.
(Dadan)

















