INSKA NEWS, Jakarta—–Muhammad Haris, seorang pedagang asal Medan, Sumatera Utara, menyalurkan bantuan sosial kepada anak-anak yatim di Istana Yatim Yayasan Dharma Kasih Jakarta Timur. Jumat, 17 April 2026 di YDKJT, Jalan Tambun Rengas, Cakung Timur, Cakung.
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus bentuk syukur atas rezeki yang diperolehnya dari usaha yang dijalankan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di lokasi yayasan dalam suasana sederhana dan penuh kehangatan. Dalam kesempatan itu, Muhammad Haris menyerahkan bantuan berupa 20 kasur serta 25 karung beras dengan masing-masing berat 5 kilogram guna memenuhi kebutuhan para penghuni yayasan.
Muhammad Haris menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk sedekah yang diharapkan membawa manfaat bagi penerima. Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari komitmennya untuk terus membantu sesama.
“Insya Allah ini sedekah dari kami. Mudah-mudahan bisa membantu dan membawa keberkahan bagi semuanya,” ujar Muhammad Haris.
Ia menjelaskan bahwa dirinya telah beberapa kali mengunjungi yayasan tersebut dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun terakhir. Kehadirannya yang berulang membuatnya memiliki kedekatan tersendiri dengan lingkungan dan anak-anak di yayasan tersebut.
“Sudah lebih dari tiga kali saya ke sini. Setiap datang selalu ada pengalaman yang berkesan,” ungkapnya.
Selain itu, Muhammad Haris juga memberikan pandangannya terkait kegiatan kurban yang dilaksanakan di yayasan. Ia menilai pelaksanaan kurban berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kegiatan tersebut patut didukung lebih luas oleh masyarakat. Ia bahkan menyebut memiliki usaha ternak di daerah asalnya di Sumatera, yang berpotensi mendukung kegiatan serupa di masa mendatang.
Muhammad Haris menambahkan bahwa saat ini dirinya tengah mengembangkan usaha di Jakarta dan telah merintis bisnisnya selama beberapa tahun terakhir.
Ia juga berharap dapat terus berbagi jika diberikan kelapangan rezeki.
“Kalau ada rezeki dan kesempatan, kami Insya Allah akan kembali lagi untuk membantu apa yang dibutuhkan yayasan,” tuturnya. (***)
(Rizki)

















