Pramono Dukung Program Gentengisasi Prabowo, Dinilai Bikin Jakarta Lebih Rapi dan Sehat

INSKA NEWS

INSKANEWS,Jakarta, 6 Februari 2026 — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap program nasional “gentengisasi” yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan mengganti atap rumah berbahan seng dengan genteng sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, khususnya di kawasan padat penduduk.

Dukungan tersebut disampaikan Pramono pada Selasa (3/2), menyusul rencana pemerintah pusat yang menjadikan gentengisasi sebagai salah satu program prioritas pembangunan perumahan rakyat. Menurut Pramono, penggunaan genteng tidak hanya memperindah tata kota, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kenyamanan warga Jakarta.

“Penggantian atap seng ke genteng akan membuat kawasan permukiman terlihat lebih rapi, tertata, dan manusiawi. Selain itu, genteng lebih ramah terhadap suhu, sehingga rumah tidak terlalu panas,” ujar Pramono dalam keterangannya di Balai Kota Jakarta.

Pramono menilai Jakarta sebagai ibu kota sekaligus wajah Indonesia perlu menjadi contoh dalam penataan lingkungan berbasis keberlanjutan. Ia menyebut, banyak kawasan padat penduduk masih menggunakan atap seng yang menyerap panas dan menimbulkan ketidaknyamanan, terutama di tengah perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Dari sisi kebijakan fiskal, Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa mengungkapkan bahwa anggaran program gentengisasi secara nasional diperkirakan mencapai Rp1 triliun. Anggaran tersebut berpotensi dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026, dengan skema kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Program ini sedang dikaji secara mendalam agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Fokus utama adalah masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah padat penduduk,” jelas Purbaya.

Selain berdampak pada kualitas hunian, program gentengisasi juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal. Industri genteng rakyat, pengrajin bahan bangunan, hingga tenaga kerja konstruksi diperkirakan akan mendapatkan manfaat langsung dari implementasi program ini.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah pusat, termasuk dalam pendataan wilayah prioritas dan pendampingan masyarakat. Pramono berharap program ini tidak hanya menjadi proyek fisik semata, tetapi juga mendorong kesadaran warga akan pentingnya hunian yang sehat dan layak.

“Ini bukan sekadar mengganti atap, tetapi upaya menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan bermartabat bagi warga,” tutup Pramono.

Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat, program gentengisasi diharapkan menjadi langkah konkret menuju kota yang lebih rapi, sehat, dan berkeadilan sosial.

 

Dadan

Also Read

Tags