
INSKA NEWS, Bekasi —— Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang digelar di wilayah Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (16/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dirasakan secara langsung, khususnya terkait peluang kerja di kawasan industri sekitar permukiman.
Dalam pertemuan tersebut, isu ketersediaan lapangan pekerjaan menjadi topik yang paling banyak disampaikan warga. Mereka menilai keberadaan kawasan industri belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi yang merata bagi masyarakat di lingkungan terdekat.
Arif menyampaikan bahwa persoalan akses kerja merupakan isu yang hampir selalu muncul di setiap masa reses. Ia menilai kebutuhan masyarakat terhadap pekerjaan menjadi perhatian utama yang harus segera direspons melalui kebijakan yang tepat. “Pencarian kerja adalah pertanyaan yang sering disampaikan masyarakat saat kegiatan reses,” ujarnya.
Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan komitmennya untuk mendorong perusahaan di wilayahnya agar lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen. Ia menilai kehadiran industri semestinya memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, bukan hanya pertumbuhan ekonomi kawasan semata.
Menurut Arif, sejumlah perusahaan mulai menunjukkan perkembangan positif dalam menyerap tenaga kerja lokal. Ia mencontohkan gudang milik FamilyMart yang baru beroperasi namun telah merekrut banyak warga di sekitar lokasi usaha.
Selain itu, PT PAS dan beberapa perusahaan lain juga dinilai telah membuka kesempatan kerja yang cukup luas bagi masyarakat setempat. Langkah tersebut dianggap sebagai contoh baik kolaborasi antara dunia usaha dan lingkungan sekitar.
Ia menekankan pentingnya transparansi dalam proses penerimaan karyawan agar peluang kerja dapat diakses secara adil oleh masyarakat sekitar kawasan industri. Dengan keterbukaan tersebut, peluang praktik percaloan tenaga kerja dapat diminimalkan dan angka pengangguran di wilayah industri diharapkan menurun.
Ke depan, DPRD Kota Bekasi menyatakan akan terus mengawal kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal agar berjalan sesuai aturan. Pengawasan berkelanjutan ini diharapkan mampu menciptakan hubungan yang selaras antara dunia usaha dan masyarakat, sekaligus memastikan warga Bekasi Utara merasakan manfaat nyata dari pertumbuhan industri di daerahnya. (***)
Foto : Kabarbekasi.ID
(Rizki).
















