Sinemaku Gaungkan Perlindungan Anak Lewat Film

INSKA NEWS

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

INSKANEWS., Jakarta, 18 Juli 2026 — Menjelang penayangan film Memburu Pemangsa, Sinemaku Pictures tidak sekadar memperkenalkan karya terbarunya kepada publik. Rumah produksi yang didirikan Umay Shahab dan Prilly Latuconsina itu juga menginisiasi kampanye sosial untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kasus penculikan anak melalui peluncuran situs memburupemangsa.com.

Kampanye tersebut lahir dari kenyataan bahwa kasus penculikan anak masih menjadi ancaman nyata di Indonesia. Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mencatat 91 kasus penculikan anak dengan 180 korban sepanjang 2022–2025. Beberapa di antaranya sempat menggemparkan publik, termasuk kasus penculikan belasan anak di Jakarta Selatan dan Bogor serta sindikat adopsi ilegal yang menculik seorang balita pada tahun lalu.

Isu tersebut kemudian menjadi benang merah dalam Memburu Pemangsa, film yang mengisahkan perjuangan empat jurnalis membongkar jaringan penculikan anak yang bersekutu dengan kekuatan iblis. Cerita kriminal dipadukan dengan unsur horor menjadi pendekatan baru yang diusung Sinemaku Pictures untuk menyampaikan pesan sosial kepada penonton.

Menurut sutradara Umay Shahab, kehadiran situs tersebut diharapkan tidak hanya memperluas pengalaman penonton terhadap semesta film, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya perlindungan anak.

“Melalui website memburupemangsa.com, Sinemaku Pictures ingin mengajak masyarakat Indonesia lebih aware terhadap kasus penculikan anak yang hingga saat ini masih terjadi. Penculikan anak menjadi kasus besar yang menimbulkan keprihatinan, dan semoga dengan kampanye ini kami juga turut meningkatkan kesadaran terhadap perlindungan anak-anak,” ujar Umay Shahab.

Selain memuat informasi seputar film dan konsep Teori Demonologi, situs tersebut juga menyediakan kanal informasi resmi yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila menghadapi atau menemukan dugaan kasus penculikan anak. Sinemaku Pictures turut mengajak publik berpartisipasi dalam kampanye digital dengan mengunggah “Kartu Pemburu” di media sosial menggunakan tagar #jagaanakanak. Dalam satu hari sejak diluncurkan, gerakan tersebut telah diikuti lebih dari 500 pengguna media sosial.

Dari sisi perfilman, Memburu Pemangsa menjadi proyek paling ambisius Sinemaku Pictures sekaligus debut Umay Shahab sebagai sutradara film bergenre horror crime action. Film ini juga menghadirkan Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Yasamin Jasem, dan Taskya Namya dalam satu layar. Bagi Laura Basuki, film ini menjadi pengalaman pertamanya membintangi film horor laga, sementara bagi Prilly Latuconsina menjadi debutnya dalam genre action. Film Memburu Pemangsa dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.

Ryennaldy

Also Read

Tags