INSKA NEWS, Jakarta , 13 Januari 2026 – Temperatur lingkungan bukan sekadar penentu kenyamanan, melainkan faktor krusial yang memengaruhi kesehatan manusia, ketahanan barang, hingga kelangsungan ekosistem dan sistem teknologi modern.
Berdasarkan observasi sehari-hari, seperti pengukuran suhu ruangan menggunakan pendingin udara (AC) dan alat pengukur inframerah, temperatur yang dijaga pada kisaran ideal terbukti memberikan dampak signifikan. Di Jakarta yang beriklim tropis dengan suhu relatif tinggi, penggunaan AC menjadi solusi penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan produktif.
“Kita sering menganggap suhu hanya soal kenyamanan, padahal dampaknya jauh lebih luas,” ujar seorang praktisi kesehatan yang enggan disebutkan namanya. Ia menjelaskan bahwa tubuh manusia membutuhkan suhu lingkungan ideal, yakni sekitar 22–26 derajat Celsius, agar dapat berfungsi optimal.
Menurutnya, suhu yang terlalu tinggi berisiko menyebabkan dehidrasi, gangguan pernapasan, kelelahan, hingga menurunnya konsentrasi. Sebaliknya, suhu yang terlalu rendah dapat memicu gangguan pernapasan serta menurunkan daya tahan tubuh, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Tidak hanya berdampak pada kesehatan, temperatur yang sesuai juga berpengaruh terhadap keawetan barang dan kualitas makanan. Makanan yang disimpan pada suhu tidak tepat lebih cepat membusuk dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi. Sementara itu, perangkat elektronik dan peralatan rumah tangga memerlukan kondisi suhu tertentu agar kinerjanya tetap optimal dan usia pakainya lebih panjang.
Dalam skala global, keseimbangan temperatur menjadi isu yang semakin mendesak. Fenomena perubahan iklim dan pemanasan global telah menyebabkan gangguan pola cuaca ekstrem, kerusakan ekosistem, serta ancaman terhadap keberlangsungan hidup berbagai spesies di Bumi.
“Menjaga temperatur yang sesuai bukan hanya soal kepentingan individu, tetapi juga tanggung jawab bersama demi masa depan,” tambah sumber tersebut.
Kesadaran akan pentingnya pengelolaan temperatur, baik di tingkat rumah tangga maupun global, dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup saat ini sekaligus melindungi generasi mendatang. (Sol)

















