INKSA NEWS, Jakarta — Rumah produksi Tiger Wong Entertainment resmi merilis trailer film Semua Akan Baik-Baik Saja, karya sutradara Baim Wong. Film drama keluarga ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026, mengangkat kisah tentang hubungan keluarga yang retak dan upaya untuk kembali menyatu. Pada Senin, 6 April 2026.
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor ternama, di antaranya Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, Ari Irham, Teuku Rifnu Wikana, dan Happy Salma. Kehadiran para pemeran tersebut memperkuat nuansa emosional dalam cerita yang ditampilkan melalui trailer resmi.
Trailer film ini memperlihatkan kehidupan Tari yang diperankan Happy Salma, yang berusaha memperbaiki hubungan dengan adiknya, Langit, yang diperankan Reza Rahadian. Langit digambarkan telah lama menjauh dari keluarga dan jarang pulang ke rumah sang ibu, sehingga menciptakan jarak emosional di antara mereka.
Upaya Tari untuk mengajak Langit kembali pulang menjadi titik awal konflik. Ia berharap sang adik dapat kembali menjalin hubungan dengan keluarga sekaligus memperhatikan anak-anaknya yang tinggal bersama nenek mereka. Momen ini menjadi pengantar dari rangkaian peristiwa yang lebih besar.
Perubahan besar terjadi ketika Langit akhirnya pulang, namun justru dihadapkan pada kabar duka atas meninggalnya Tari akibat serangan jantung. Kejadian tersebut mengguncang kehidupan Langit dan memaksanya menghadapi kenyataan baru yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Sejak saat itu, Langit harus mengambil tanggung jawab besar untuk merawat keponakan-keponakannya, termasuk salah satu anak yang memiliki kondisi down syndrome. Bersama saudara-saudaranya, Bintang dan Banyu, serta sang ibu, mereka berusaha bertahan dan saling menguatkan dalam situasi yang penuh tekanan.
Konflik keluarga semakin kompleks dengan hadirnya mantan suami Tari, Ilham, yang menuntut hak atas sertifikat rumah. Tekanan ekonomi dan persoalan internal keluarga membuat mereka harus bersatu demi mempertahankan kehidupan dan masa depan anak-anak.
Sebagai film ketiga, Baim Wong menghadirkan pendekatan yang realistis dengan latar kehidupan masyarakat pinggiran. Ia juga menulis naskah bersama Oka Aurora untuk memperkuat kedalaman cerita yang dekat dengan realitas sosial.
Baim Wong menjelaskan bahwa proses pemilihan pemain dilakukan secara selektif sesuai kebutuhan karakter. Ia menegaskan bahwa kualitas para pemeran menjadi kekuatan utama film ini.
“Saya memilih para pemeran di film ini berdasarkan karakter yang saya bayangkan. Ansambel yang ada di sini sangat berkualitas dan kami ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan masyarakat Indonesia,” ujar Baim Wong.
Reza Rahadian menilai film ini memiliki pesan kuat tentang arti keluarga dan penerimaan. Ia menyampaikan bahwa naskah film ini sejak awal sudah menggambarkan emosi yang utuh.
“Ini adalah film keluarga yang membawa semangat bahwa keluarga tetap menjadi tempat kita pulang, dalam kondisi apa pun,” kata Reza Rahadian.
Selain menghadirkan aktor berpengalaman, film ini juga menampilkan debut Ade Rai di dunia akting dengan transformasi karakter melalui prostetik.
Tiger Wong Entertainment juga melibatkan talenta baru, termasuk pemeran dengan down syndrome, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan keberagaman dan peluang di industri perfilman Indonesia. (***)
(Rizki)

















