INSKA NEWS,Bekasi – Puluhan warga Perumahan Gardenia City 2, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, melakukan aksi protes dengan mendatangi kantor pemasaran Samandra Gardenia di Sukatani. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pihak developer yang dinilai tidak mampu mengatasi banjir berkepanjangan di kawasan perumahan,Selasa 24/2/2026.

Dalam audiensi tersebut, warga menyampaikan tuntutan agar jalan perumahan segera ditinggikan. Menurut mereka, banjir yang sudah berbulan-bulan tidak surut membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Walaupun tersedia dua unit pompa berkapasitas 8 dan 12, keberadaan pompa tidak mampu mengurangi genangan. Selain itu, biaya operasional pompa yang menggunakan solar dinilai memberatkan warga karena harus mengeluarkan ratusan ribu rupiah.

Pantauan media di lokasi menunjukkan genangan air mencapai setinggi lutut orang dewasa meski tanpa hujan. Saat hujan turun, ketinggian air bahkan lebih tinggi. Kondisi jalan yang licin dan berlumut membuat banyak warga terjatuh, baik saat berjalan kaki maupun mengendarai kendaraan. Sejumlah ibu-ibu mengaku khawatir jika kondisi ini dibiarkan, bisa menimbulkan korban jiwa.
Warga sebelumnya sempat menanyakan persoalan ini kepada Bank BTN, namun pihak bank menyatakan bahwa masalah banjir bukan tanggung jawab perbankan, melainkan kewenangan developer. Sementara itu, pemerintah desa dinilai belum menunjukkan langkah nyata untuk membantu mengatasi masalah tersebut.
Harapan warga kini tertuju pada developer agar segera merealisasikan proposal peninggian jalan setidaknya 80 cm. Dengan demikian, akses kendaraan dapat kembali normal dan penghuni bisa merasakan hunian yang layak sesuai kewajiban mereka membayar cicilan setiap bulan.

Perumahan Gardenia City 2 sendiri berada di bawah naungan PT Anugerah Wisnu Wicaksana yang berkantor di Jakasampurna, Bekasi Barat.kata pengawas proyek yang pada saat di tanya sedang berbincang dengan warga perumahan Gardenia City 2.
Salah satu warga menegaskan, “Tolong direalisasikan proposal tentang peninggian jalan yang hari ini sangat urgent sekali, karena jangan sampai mengakibatkan korban jiwa.”
Menanggapi hal itu, perwakilan developer menyatakan akan berkoordinasi terkait pengajuan proposal warga, mengingat biaya. Pihak developer juga menerima permintaan warga untuk meninjau langsung lokasi banjir. Bahkan, salah satu pengawas developer sempat mengukur kedalaman banjir menggunakan alat meteran.(Yudi)

















