INSKANEWS, Bandung – Suasana penuh haru, khidmat, dan kebahagiaan menyelimuti kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia (YQHI) pada Kamis malam Jumat (10/9/2026) di Sukup Baru, RT 06 RW 06, Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung.
Mengusung semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW, kegiatan ini dihadiri oleh para ustadz, tokoh masyarakat, pengurus RW dan RT, para donatur, serta anak-anak binaan Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat Nabi, serta doa bersama yang menggema, menghadirkan suasana religius yang menyentuh hati seluruh jamaah. Wajah-wajah bahagia tampak terpancar dari anak-anak yatim dan piatu yang duduk dengan tertib mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Abdul Hafidz. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari.
> “Maulid Nabi bukan sekadar mengenang sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada beliau melalui akhlak mulia, kepedulian terhadap sesama, dan semangat berbagi kepada anak-anak yatim serta kaum dhuafa,” tutur KH Abdul Hafidz.

Beliau juga mengingatkan bahwa memuliakan anak yatim merupakan salah satu amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Kepedulian terhadap mereka menjadi bukti nyata kecintaan seorang muslim kepada Rasulullah SAW.
Momen yang paling mengharukan terjadi saat prosesi santunan kepada anak-anak binaan Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia. Senyum bahagia yang menghiasi wajah mereka menjadi pemandangan yang menggetarkan hati. Bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud kasih sayang, perhatian, serta harapan agar mereka terus tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Kehadiran para tokoh masyarakat, pengurus RT dan RW, serta para ustadz menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga melalui semangat gotong royong dan ukhuwah Islamiyah.
Pengurus Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia Maryadi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, relawan, dan masyarakat yang selama ini terus memberikan dukungan kepada anak-anak binaan.
“Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, mandiri, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ungkap pengurus yayasan.
Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan kebersamaan yang penuh kehangatan. Malam itu menjadi bukti bahwa cinta kepada Rasulullah SAW tidak hanya diwujudkan melalui lantunan shalawat, tetapi juga melalui kepedulian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan.

Semangat berbagi yang terus ditanamkan Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, mempererat tali silaturahmi, serta menebarkan manfaat yang lebih luas. Sebab, setiap senyum yang terukir di wajah anak-anak yatim adalah doa yang mengalir dan menjadi investasi amal jariyah bagi siapa pun yang turut menghadirkan kebahagiaan di tengah kehidupan mereka.
Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebajikan, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui kepedulian nyata terhadap sesama.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Semangat inilah yang terus dihidupkan oleh Yayasan Qolbu Hasanah Indonesia dalam setiap langkah pengabdiannya kepada anak-anak yatim dan dhuafa.
Jurnalis : Namin Editor : kus








