AsMEN Discussion Forum Resmi Dibuka, Bangun Sinergi dan Persatuan

INSKA NEWS

INSKA NEWS – Kota Bekasi – Setelah melalui proses persiapan yang melibatkan berbagai pihak termasuk lembaga terkait, praktisi media, akademisi, praktisi hukum, dan kalangan pengusaha, Asistensi Media Nasional (AsMEN) resmi meluncurkan AsMEN Discussion Forum (ADF) pada Jumat (16/1/2026).

Kegiatan peluncuran berlangsung di Studio AsMEN, Jalan Puncak Cikunir No. 14, Jakasampurna, Kota Bekasi.

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus AsMEN seperti Ketua Umum Nurkholis, Sekretaris Jenderal Ari Kusuma, Wakil Sekjen M. Hatta Tahir, dan Bendahara Nazar Hanum, serta mitra strategis antara lain Ketua Umum Perkumpulan Advokat Demokrasi Indonesia Raya (PADIRAYA) Ali Syaifuddin, Ketua Umum LBH Syarifin, akademisi sekaligus Ketua Yayasan Rindang Adhi Pamungkas, dan Direktur Nine Cloud Rizki Pratomo.

Acara dipimpin oleh wartawan senior Sastra Suganda dan dimoderatori oleh Deputi Bidang Hukum AsMEN, Muhsinun. Dalam pengantarnya, Muhsinun menjelaskan bahwa ADF dirancang sebagai ruang sinergi lintas profesi yang mengedepankan prinsip kesetaraan.

“Forum ini bertujuan membangun sinergi antar lembaga dan menjadi ruang berkarya bagi insan media serta advokat. Di sini semua pihak setara, tidak ada dominasi, dan setiap orang bebas menyampaikan pendapat dalam suasana diskusi yang kondusif,” ucapnya.

Sebelum peluncuran resmi, peserta telah membahas konsep dan penamaan program yang awalnya diusulkan sebagai AsMEN Lawyer Club (ALC), kemudian disepakati berganti menjadi AsMEN Discussion Forum (ADF). Program ini akan digelar secara rutin setiap Jumat malam pukul 19.00 WIB.

Ketua Umum PADIRAYA Ali Syaifuddin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk pertumbuhan bersama. “Mari kita bertumbuh dan berkembang melalui hukum, media, dan digitalisasi.

Program ini sangat baik karena mengajak kita terus maju – jangan seperti orang mancing yang takut maju karena khawatir kejebur,” katanya disambut tawa peserta.

Ia menambahkan bahwa ADF bukan hanya forum diskusi, melainkan ruang kolaborasi karena advokat dan media memiliki hubungan yang erat dan saling melengkapi.

Sementara itu, Adhi Pamungkas menyoroti nilai persatuan sebagai fondasi utama forum ini, yang sejalan dengan nilai-nilai dalam Piagam Madinah.

“Forum ini digagas untuk membangun budaya persatuan, sebagaimana dicontohkan melalui Piagam Madinah yang memiliki sekitar 10 bab dan 52 pasal dengan inti prinsip persatuan umat,” paparnya.

Dalam pernyataan penutup, Ketua Umum AsMEN Nurkholis menegaskan bahwa persatuan adalah kunci kekuatan organisasi dan bangsa.

“Yang jauh kita ajak kembali bersama, yang dekat kita pertahankan. Mari bersatu untuk membangun bangsa ini.

Kita harus memiliki visi besar; seperti PBB yang mengatur banyak negara, AsMEN juga bisa menjadi kekuatan media nasional jika kita bersatu, seiya, dan sekata,” pungkasnya.

(Suyono)

Also Read

Tags