INSKANEWS, Jakarta – Perusahaan teknologi Meta mengirim perwakilannya untuk bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid setelah pemerintah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Meta.
Pertemuan yang berlangsung pada 12 Maret 2026 itu dihadiri oleh Rafael Frankel, Direktur Kebijakan Publik Asia Tenggara Meta. Mereka membahas upaya meningkatkan kepatuhan Meta terhadap aturan digital di Indonesia.
Meutya Hafid menegaskan bahwa semua platform digital yang beroperasi di Indonesia wajib mematuhi regulasi nasional dan melindungi pengguna, terutama anak-anak.
Ia juga menyoroti masalah yang masih sering terjadi di platform digital, seperti penyebaran disinformasi kesehatan, hoaks, dan penipuan keuangan (scam).ujar Meutya
“Menurut Meutya, sidak yang dilakukan pemerintah bukan sekadar simbolis, tetapi bertujuan mendorong perbaikan nyata dari platform digital.
Pemerintah Indonesia, katanya, terbuka untuk berdialog dengan semua perusahaan teknologi, tetapi setiap perusahaan tetap harus mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah dan platform digital agar ruang digital di Indonesia lebih aman dan sehat bagi masyarakat.(sol)
Sumber infopublik

















