INSKANEWS, Klaten – Penantian panjang masyarakat selama kurang lebih dua dekade akhirnya terwujud. Jembatan Perintis Garuda yang membentang di atas Kali Klegung, Dukuh Sidorejo RT 01/RW 02, Desa Kranggan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, resmi dioperasikan melalui peresmian serentak Jembatan Perintis Garuda se-Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., secara terpusat. Kamis (23/7/2026)
Untuk wilayah Kabupaten Klaten, peresmian dilakukan langsung oleh Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H.,M.I.P, bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ditandai dengan pemotongan pita serta penekanan tombol sirene sebagai simbol resmi beroperasinya jembatan.
Momentum tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya antara Desa Kranggan dan Desa Leses, Kecamatan Manisrenggo. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memangkas hambatan mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik.
Turut menghadiri kegiatan tersebut antara lain Dandodiklatpur Rindam IV/Diponegoro Letkol Inf Alfian Erwin Syahputra, anggota DPRD Kabupaten Klaten Agus Prihadi, Wakapolres Klaten Kompol Sanusi, Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahuruddin, S.Sos., Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Klaten Slamet, S.H., M.Si., Wakil Ketua Pengadilan Negeri Klaten Dr. Mohammad Amrullah, S.H., M.H., Camat Manisrenggo Wachyu Adi Pratomo, S.P., M.Si., Danramil 12/Manisrenggo Kapten Czi Mujianto, Kapolsek Manisrenggo AKP Fajar Dambudi, S.H., para Perwira Staf Kodim 0723/Klaten, para Danramil jajaran Kodim 0723/Klaten, Kepala Desa Kranggan Harjito, para kepala desa se-Kecamatan Manisrenggo, relawan Desa Kranggan, serta masyarakat Desa Kranggan dan Desa Leses.
Dalam sambutannya, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan buah dari sinergi yang erat antara pemerintah, TNI, Polri, pemerintah desa, para pekerja, relawan serta masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, pikiran, maupun doa sehingga pembangunan jembatan ini dapat terlaksana dengan baik. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI dan masyarakat merupakan kekuatan besar dalam mewujudkan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir bersama masyarakat sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan di wilayah, sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, peresmian Jembatan Perintis Garuda tidak hanya menjadi penanda selesainya pembangunan fisik semata, tetapi juga merupakan simbol semangat gotong royong, persatuan dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Jembatan ini diharapkan menjadi sarana yang memperlancar mobilitas warga, meningkatkan akses terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur seperti ini akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelas Dandim.
Di akhir sambutannya, Letkol Inf Slamet Hardianto mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari kita tumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum ini. Rawat dan manfaatkan sebaik-baiknya agar keberadaan Jembatan Perintis Garuda menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, memperkuat hubungan sosial masyarakat, sekaligus menjadi simbol kebersamaan dalam membangun Kabupaten Klaten yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya menyampaikan selamat atas diresmikannya Jembatan Perintis Garuda. Semoga membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kranggan Harjito mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas terealisasinya pembangunan jembatan yang telah lama diimpikan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, kepada Bapak-bapak TNI, serta seluruh pihak yang telah mewujudkan pembangunan jembatan ini. Kurang lebih 20 tahun masyarakat memimpikan adanya jembatan yang menghubungkan wilayah kami. Alhamdulillah hari ini mimpi tersebut menjadi kenyataan. Jembatan ini benar-benar sangat membantu masyarakat,” kata Kepala Desa Kranggan.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa hari peresmian menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Desa Kranggan maupun Desa Leses yang selama bertahun-tahun menantikan akses penghubung yang memadai.
“Hari ini merupakan hari yang sangat spesial bagi masyarakat Desa Kranggan dan Desa Leses. Setelah menunggu hampir 20 tahun, akhirnya jembatan ini dapat diresmikan. Pemerintah Kabupaten Klaten mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dandim beserta seluruh jajaran Kodim 0723/Klaten yang telah berkontribusi mempercepat pembangunan jembatan ini,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan bahwa keberadaan Jembatan Perintis Garuda akan memberikan dampak positif terhadap kelancaran transportasi masyarakat sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.
“Semoga jembatan ini dapat memperlancar arus transportasi masyarakat, meningkatkan akses perekonomian Desa Kranggan dan Desa Leses, serta menjadi infrastruktur yang membawa manfaat luas bagi masyarakat. Namun demikian, saya berharap jembatan ini dirawat bersama-sama. Infrastruktur memiliki usia pakai dan batas kemampuan beban, sehingga diperlukan kepedulian seluruh masyarakat agar keberadaannya dapat dimanfaatkan dalam waktu yang panjang,” pesannya.
Jembatan Perintis Garuda dibangun di atas Kali Klegung, Dukuh Sidorejo, Desa Kranggan dengan panjang mencapai 42 meter dan lebar 1,2 meter. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Kranggan dengan Desa Leses, Kecamatan Manisrenggo, serta memberikan manfaat langsung bagi sekitar 700 kepala keluarga di Desa Kranggan dan 900 kepala keluarga di Desa Leses.
Pembangunan jembatan ini bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses bagi kawasan yang sebelumnya mengalami keterbatasan mobilitas, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempermudah masyarakat dalam mengakses fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun pusat-pusat kegiatan ekonomi. Dengan hadirnya infrastruktur tersebut, diharapkan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus percepatan pembangunan wilayah di Kabupaten Klaten.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodam IV/Diponegoro bersama Pemerintah Kabupaten Klaten dalam menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Sinergi lintas sektor yang terbangun diharapkan terus berlanjut guna mewujudkan pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan wilayah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang aman, layak, dan berkelanjutan. (mmn)

















