INSKA NEWS,Klaten – Komitmen dalam mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan dan memiliki jiwa kepemimpinan terus ditunjukkan oleh jajaran TNI. Dalam rangka itu, Danramil 08/Ngawen Kodim 0723/Klaten, Letda Inf Gatot Hariyanto mewakili Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., menghadiri Upacara Pembukaan Jambore Pramuka Madrasah Tsanawiyah (MTs) Se-Jawa Tengah Ke-2 Tahun 2026 yang digelar komplek Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten (3/8/2026)
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti sekitar 1.000 anggota Pramuka Penggalang dari Madrasah Tsanawiyah se-Jawa Tengah. Kehadiran para peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah menjadikan jambore ini sebagai salah satu ajang pembinaan kepramukaan terbesar di lingkungan madrasah pada tahun 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Saiful Mujab, M.A., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah H. Amin Handoyo, Lc., M.Ag., Bupati Klaten yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Joko Purwanto, Kapten Inf Akbar W dari Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro, General Manager Unit Prambanan Leonardus, Kepala HSSE Unit Prambanan Jumali, Camat Prambanan Rasidi, S.I.P., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten H. Khumaidi, S.Ag., M.Ag., serta seluruh kepala madrasah, guru pendamping dan pembina Pramuka MTs dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Jambore Madrasah Tsanawiyah Jawa Tengah merupakan kegiatan edukatif di alam terbuka yang dikemas dalam bentuk perkemahan besar dan diselenggarakan setiap dua tahun sekali oleh Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota Gerakan Pramuka Penggalang untuk mengembangkan keterampilan, memperkuat karakter, menumbuhkan kemandirian, serta mempererat persaudaraan antarpelajar madrasah dari seluruh wilayah Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, penyelenggara menegaskan bahwa Jambore MTs bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan sarana pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, kepemimpinan, kedisiplinan dan semangat gotong royong. Melalui berbagai kegiatan edukatif, kompetitif dan rekreatif, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas wawasan kebangsaan.
Letda Inf Gatot Hariyanto saat ditemui menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Jambore Pramuka Madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui kegiatan kepramukaan seperti ini, para peserta didik tidak hanya belajar tentang keterampilan dan kemandirian, tetapi juga dibentuk karakter, disiplin, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebersamaan. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Letda Inf Gatot Hariyanto.
Ia menambahkan bahwa TNI, khususnya Kodim 0723/Klaten, senantiasa mendukung berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang bertujuan menanamkan rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, serta karakter positif sejak dini.
Pada kegiatan Jambore MTs Jawa Tengah menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antaranggota Pramuka Penggalang dari berbagai daerah. Melalui interaksi dan kebersamaan selama perkemahan, peserta memperoleh pengalaman berharga dalam membangun komunikasi, toleransi dan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, TNI serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menunjukkan kuatnya dukungan terhadap upaya pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, mandiri dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Seluruh rangkaian Upacara Pembukaan Jambore Pramuka Madrasah Tsanawiyah Se-Jawa Tengah Ke-2 Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menciptakan ruang pembelajaran yang inspiratif bagi generasi muda sekaligus memperkuat peran pendidikan madrasah dalam mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing. (mmn)

















