INSKANEWS, Kota Bekasi — Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai kegiatan warga RW 10 Jati Agung, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
RW 10 Jati Agung yang terdiri dari 4 RT tersebut terus mendorong berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari sepeda bersama, jalan santai hingga berbagai perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kekompakan warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pondok Gede Zainal Abidin Syah, S.T., M.M., Lurah Jatibening Baru Badru Taman, SE, 3 Pilar,ketua RW 10 Ketua RT Jati Agung serta tokoh masyarakat dan warga.
Camat Pondok Gede Zainal Abidin Syah mengajak para ketua RW mendorong masyarakat mulai mengelola sampah organik dari rumah masing-masing. Salah satunya melalui penggunaan komposter yang dapat disediakan secara bertahap.
“Bisa bertahap, 50 sampai 100 komposter, kemudian ditempatkan di depan rumah untuk mengolah dan mengelola sampah organik,” ujar Zainal.
Ia berharap RW 10 dapat mempersiapkan diri mengikuti Lomba K3 Kecamatan Pondok Gede pada tahun mendatang.
“Ini tahun ketiga Kecamatan Pondok Gede menyelenggarakan Lomba K3. Tahun depan saya berharap RW 10 siap ikut,” katanya.

Sementara itu, Lurah Jatibening Baru Badru Taman , mengapresiasi kekompakan warga dalam mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan. Ia juga menyampaikan bahwa sarana olahraga yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama.
“Ini dapat dinikmati oleh masyarakat. Mudah-mudahan sarana yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga,” ujar Badru.
Badru juga mengajak warga untuk membantu saudara-saudara yang terdampak musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penggalangan donasi.
“Insya Allah kita akan mengadakan donasi untuk saudara kita yang ada di NTT. Mudah-mudahan keguyuban warga RW 10 dapat memberikan sumbangsih,” ungkapnya.
Ketua RW 10 Jati Agung Momon S. Maderoni mengatakan, hal terpenting dari berbagai kegiatan warga adalah terjaganya silaturahmi dan kebersamaan.
“Yang utama sebenarnya adalah silaturahmi di antara warga Jati Agung RW 10,” ujar Momon.
Ia juga berharap keberadaan lapangan warga dapat kembali menjadi ruang terbuka untuk anak-anak bermain dan berinteraksi.
“Yang lebih penting dari pembangunan ini sebenarnya ada satu nilai yang tidak ternilai, yaitu komunikasi anak-anak,” tuturnya.

Momon mengakui masih terdapat berbagai kekurangan selama menjalankan amanah sebagai Ketua RW. Namun, ia memastikan pengurus akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan. Karena pembangunan lingkungan bukan hanya soal fisik, tetapi juga komunikasi dan hubungan antarwarga,” pungkasnya.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah serta masyarakat, RW 10 Jati Agung diharapkan semakin bersih, nyaman, aman dan kompak
Jurnalis : Kusni
Editor : Kusni








