“Teladan Rasul Meningkatkan Bulir-bulir Amal”, Yayasan Kalimatunsawa Indonesia Gelar Maulid Nabi

inskanewstv

September 7, 2026

2
Min Read

On This Post

Bekasi, 6 September 2026 — Yayasan Kalimatunsawa Indonesia Jatikramat, Jati Asih, Kota Bekasi, menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Ahad, 6 September 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Teladan Rasul Meningkatkan Bulir-bulir Amal” sebagai ajakan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama. Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Yayasan, penyampaian pesan Maulid, dongeng dakwah, serta diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak-anak binaan.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Ust. Yori Harmoko, para pengurus yayasan, anak-anak binaan, ibu-ibu wali santri, dan Kak Yoga sebagai penceramah dengan media dongeng. Kehadiran berbagai unsur tersebut menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

 

Dalam sambutan dan pesan Maulid, Ust. Yori Harmoko menyampaikan tiga sifat utama Nabi Muhammad SAW yang perlu diteladani, yaitu jujur, penyayang, dan rajin. Ketiga sifat tersebut dinilai penting untuk diterapkan anak-anak dalam aktivitas sehari-hari.

 

Ust. Yori menjelaskan, kejujuran merupakan akhlak mulia yang harus dibiasakan sejak dini, baik melalui perkataan maupun perbuatan. Sifat penyayang dapat diwujudkan dengan menyayangi sesama, menghormati orang tua, dan peduli terhadap orang lain. Sementara itu, sikap rajin membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan tidak mudah menyerah dalam berbuat kebaikan.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Kak Yoga melalui dongeng dakwah yang dikemas menarik dan dekat dengan dunia anak. Dengan gaya bercerita yang interaktif, Kak Yoga memberikan pembelajaran tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW.

 

Dalam dongeng tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya menjadi pribadi yang jujur, taat kepada Allah SWT, menyayangi dan menghormati orang tua, serta rajin dalam melakukan aktivitas positif. Penyampaian melalui dongeng membuat pesan dakwah lebih mudah dipahami dan diharapkan dapat tertanam dalam kehidupan anak-anak.

 

Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai akhlak dan keteladanan kepada anak-anak binaan Yayasan Kalimatunsawa Indonesia. Melalui tema yang diangkat, peserta diajak menjadikan setiap teladan Rasul sebagai dorongan untuk memperbanyak amal kebaikan.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Yayasan Kalimatunsawa Indonesia berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW terus diamalkan oleh anak-anak maupun seluruh keluarga besar yayasan. Kebaikan yang dilakukan sedikit demi sedikit diharapkan menjadi bulir-bulir amal yang bernilai di hadapan Allah SWT.

Pewarta : Riko

Related Post