INSKANEWS, Jakarta – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta menyiapkan rangkaian festival, perlombaan, dan kegiatan edukasi kebangsaan untuk menyambut peringatan 500 tahun Jakarta.
Program tersebut dirancang sebagai gerakan bersama yang melibatkan pemuda, pelajar, masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Abdul Khalit mengatakan, kegiatan menyambut lima abad Jakarta tidak hanya berorientasi pada seremoni, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga persatuan dan membangun Ibu Kota Jakarta.
Menurut Abdul Khalit, pelaksanaan program membutuhkan koordinasi dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari generasi muda hingga orang tua.
Gagasan dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dan komunitas akan disinergikan agar rangkaian kegiatan memiliki jadwal, sasaran, dan tahapan pelaksanaan yang jelas.
Salah satu program yang disiapkan adalah lomba film pendek berdurasi maksimal 90 detik. Lomba tersebut mengangkat tema kepahlawanan melalui sosok-sosok di lingkungan sekitar, seperti petugas kebersihan, guru, pemuda, dan figur inspiratif lainnya.
Melalui pendekatan kreatif tersebut, Kesbangpol ingin memperluas edukasi kebangsaan sekaligus mendorong masyarakat mengenali nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain lomba film pendek, kegiatan juga direncanakan mencakup festival, program game changer, Sekolah Relawan Pancasila, serta sosialisasi teknis mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara.
Abdul Khalit menyebutkan, sekitar 300 organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan di DKI Jakarta direncanakan terlibat dalam kolaborasi tersebut. Keterlibatan berbagai organisasi diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dini melalui kegiatan yang menjangkau masyarakat secara langsung.
Kesbangpol juga akan memberikan perhatian pada penguatan pemahaman warga, khususnya pelajar, terhadap nilai-nilai kebangsaan dan hari besar nasional, termasuk Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi turut berperan dalam menyebarkan nilai persatuan, semangat bela negara, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Persiapan kegiatan dilakukan melalui rapat koordinasi untuk menyatukan gagasan dari berbagai ormas dan komunitas. Hasil pembahasan selanjutnya direncanakan dilaporkan kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta untuk memperoleh dukungan terhadap pelaksanaan program.
Rangkaian kegiatan diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026. Dalam pembahasan sebelumnya, Kesbangpol DKI Jakarta juga merencanakan puncak kegiatan pada 19 Desember 2026 di Aula Ali Sadikin.
Sejumlah agenda yang dibahas meliputi lomba paduan suara bertema “Jaga Jakarta, Satu Suara Bela Negara”, lomba kreativitas kebangsaan, lomba karya tulis jurnalistik, lomba video atau film pendek, serta kuis kebangsaan.
Program tersebut dirancang dalam kerangka “Inovasi 5in1 Jakarta 500 Tahun: Karya Pemuda, Bela Negara, untuk Jakarta Kota Global”, yang mencakup inovasi infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan, ketahanan informasi dan pemberantasan hoaks, penguatan sosial dan budaya Betawi, ekonomi kreatif dan kepemudaan, serta ekologi dan ketahanan kota.
Melalui rangkaian kegiatan itu, Kesbangpol DKI Jakarta berharap kolaborasi pemerintah daerah, ormas, komunitas, dan masyarakat dapat memperkuat wawasan kebangsaan serta mendorong partisipasi warga dalam menyambut lima abad Jakarta.(kus)








