Jakarta Timur, INSKANEWS – Pemerintah Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penataan lahan terbengkalai menjadi taman hijau di Jalan Lebak Empang RT 05/RW 02, Kelurahan Cijantung, Kamis (22/10/2026).
Program penataan kawasan Triwulan IV Tahun 2026 tersebut merupakan upaya pemerintah kelurahan untuk mengubah wajah lingkungan yang sebelumnya terlihat kumuh dan kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah ilegal menjadi ruang hijau yang lebih indah dan bermanfaat.
Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Cijantung, Wisnu Kurniawan, menjelaskan bahwa pengerjaan taman telah dimulai sejak awal Oktober 2026 dan saat ini progres pembangunannya telah mencapai sekitar 80 persen.
“Lahan tersebut sebelumnya terbengkalai dan kumuh serta kerap dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal oleh warga. Karena itu, kami jadikan taman agar tidak terlihat kumuh dan menjadikan wilayah Kelurahan Cijantung lebih rapi,” ujar Wisnu.
Dalam pelaksanaannya, penataan kawasan tersebut melibatkan tujuh personel Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Kelurahan Cijantung. Para petugas bekerja melakukan pembenahan kawasan guna menghadirkan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan asri.
Wisnu menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel PPSU yang telah bekerja keras mendukung program penataan lingkungan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan menciptakan kawasan yang bersih dan nyaman tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat.
“Selain PPSU yang merawat, ada andil warga yang ikut menjaga taman ini tetap bersih dan rapi agar lingkungan Kelurahan Cijantung asri,” ungkapnya.
Melalui pembangunan taman tersebut, Pemerintah Kelurahan Cijantung berharap kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat dicegah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Penataan lahan terbengkalai menjadi taman hijau ini juga diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan kawasan yang sebelumnya kurang terawat menjadi ruang lingkungan yang lebih tertata dan memiliki nilai keindahan.
Dengan progres pengerjaan yang telah mencapai 80 persen, taman tersebut diharapkan segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.
( kus)








