Perkuat Nilai 3 IS dan Pancasila, PJPI Buka Peluang Kerja Sama dengan RKP

inskanewstv

November 4, 2026

3
Min Read

On This Post

INSKANEWS, Bogor, 4 November 2026 – Persatuan Jurnalis Pembangunan Indonesia Raya (PJPI) dan Rumah Kebangsaan Pancasila (RKP) menjajaki peluang kerja sama dalam memperkuat karakter generasi muda melalui nilai-nilai spiritual, nasionalisme, dan kemandirian ekonomi.

Penjajakan tersebut berlangsung dalam kunjungan studi banding jajaran PJPI ke Rumah Kebangsaan Pancasila di Vila Citra Alam, Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (4/11/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi bagi kedua organisasi untuk menyelaraskan program dan membangun sinergi, khususnya dalam penguatan karakter bangsa, pengamalan nilai-nilai Pancasila, serta penanaman semangat cinta tanah air kepada generasi muda.

Pendiri PJPI, Adhie Pamungkas, menjelaskan bahwa organisasinya memiliki konsep pembinaan generasi muda melalui program 3 IS, yakni Agamais, Nasionalis, dan Berbisnis.

Menurutnya, konsep tersebut diarahkan untuk membentuk generasi yang memiliki landasan keagamaan kuat, kecintaan terhadap bangsa, serta kemampuan mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.

Dalam pelaksanaannya, PJPI juga melibatkan sejumlah yayasan binaan, di antaranya Yayasan Rindang Indonesia dan Yayasan Mutiara Biru.

Ketua Umum PJPI, Abdul Haris, mengatakan bahwa sejumlah program yang dikembangkan RKP memiliki kesamaan visi dengan gerakan jurnalisme pembangunan yang menjadi landasan organisasi PJPI.

Ia berharap kesamaan tersebut dapat menjadi fondasi bagi kedua lembaga untuk memperluas kontribusi dalam membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum RKP, Edy Suryadi, menyambut positif kunjungan jajaran PJPI. Ia menilai kedua organisasi memiliki semangat dan kepedulian yang sejalan dalam membangun bangsa melalui penguatan ideologi Pancasila dan nasionalisme.

Dalam kesempatan tersebut, Edy juga memaparkan sejumlah program RKP yang memadukan aspek pendidikan, sosial, ekonomi, dan kebangsaan.

Salah satu program yang dikembangkan adalah eduwisata sejarah. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan bangsa Indonesia, di antaranya Gedung Sumpah Pemuda dan Tugu Proklamasi.

Program tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar sejarah secara langsung sekaligus menumbuhkan pemahaman generasi muda mengenai perjuangan dan nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, RKP memiliki program Umroh Wathon yang memadukan perjalanan ibadah dengan penguatan pemahaman mengenai identitas serta tanggung jawab kebangsaan. RKP juga mengembangkan kegiatan sosial dan koperasi sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan studi banding tersebut dihadiri sejumlah pengurus PJPI, antara lain Adhie Pamungkas, Sastra Suganda, Abdul Haris, Moh. Hatta Tahir, dan Fahmi.

Dari pihak RKP, hadir Ketua Umum Edy Suryadi, Iqbal Prawira Delaroza dari DPW DKI Jakarta, Yassir Arafat dari DPW Banten, serta Nuridin selaku fasilitator.

Melalui pertemuan tersebut, kedua organisasi menilai bahwa pembangunan karakter bangsa membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Penguatan nilai spiritual, nasionalisme, dan kemandirian ekonomi dipandang sebagai unsur yang saling melengkapi dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas.

Sebagai tindak lanjut, PJPI dan RKP berencana melanjutkan komunikasi untuk merumuskan bentuk kerja sama yang lebih konkret. Sinergi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.

—

Ryennaldy

Related Post